KPM Bertambah, Dinsos Sumenep Pangkas BST

  • Whatsapp
DISALURKAN: Program BST dari Kementerian Sosial (Kemensos) saat dicairkan beberapa bulan lalu.

KABARMADURA.ID | SUMENEP – Jumlah penerima manfaat (KPM) bantuan sosial tunai (BST) di Kabupaten Sumenep bertambah. Tercatat di Dinas Sosial (Dinsos) Sumenep dari jumlah awal 31 ribu KPM kini menjadi 39 ribu KPM. 

Bertambahkan jumlah penerima bantuan yang bersumber Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021 itu, berdampak pada besaran bantuan. Berdasarkan informasi terbaru, dari semula Rp300 ribu saat ini menjadi Rp250 ribu.

Kepala Dinsos Sumenep Moh Iksan mengatkan, BST akan menyasar warga terdampak Covid-19, terlebih di masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

Dikatakannya, penerima BST adalah KPM yang sudah masuk pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). KPM tersebut tidak menerima bantuan apapun, seperti program keluarga harapan (PKH), bantuan langsung tunai dana desa (BLT DD) dan yang lainya.

“Berhubung jumlah KPM-nya bertambah maka nominalnya dikurangi Rp50 ribu, jadi sekarang  Rp250 ribu,” kata pria yang juga menjabat sebagai Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) itu.

Iksan menegaskan, bantuan tersebut saat ini belum bisa dinikmati lantaran data KPM masih dilakukan validasi ulang. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan kelancaran program atau proses realisasi.

“Sudah final kalau di kita, tinggal dipadukan soalnya takut ada data ganda. Dan kalau pencairannya, nanti penerima akan diberi undangan untuk menerima di kecamatan. Bagi lansia atau disabilitas disarankan agar pihak BPRS jemput bola ke desa-desa,” pungkasnya.

Reporter: Moh Razin

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *