KPM PKH Tahap II Makin Menyusut, Rata-Rata karena Meninggal Dunia

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IST) PENYALURAN: KPM PKH Plus tahap II menyusut 266 orang sebab banyak yang meninggal dunia. 

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN -Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan mencatat penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) Plus tahap I masih tersisa 82 dari 3.505 kelompok penerima manfaat (KPM). Sementara itu, untuk pencairan tahap II menyusut menjadi 3.239 KPM, karena banyak yang meninggal dunia.

Menurut Koordinator Kabupaten (Korkab) PKH Pamekasan Hanafi, saat ini sedang diproses penyaluran PKH Plus pada tahap II, namun pada tahap I masih tersisa 82 orang yang belum menerima PKH Plus dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim).

“PKH Plus sekarang sudah masuk pada tahap II, yang tahap I masih tersisa 82 KPM yang saat ini masih proses asistensi di bank karena dokumennya tidak lengkap,” paparnya, Kamis (8/7/2021).

Lebih lanjut, ada 4 KPM PKH yang tidak bisa diproses untuk penyaluran tahap I. Penyebabnya yaitu ahli waris dari penerima tidak ada di Pamekasan, sehingga akan dikembalikan kepada kas daerah.

Hanafi juga memaparkan, untuk proses pencairan tahap II sedang dalam proses pemindahbukuan di perbankan. Sehingga jika sudah selesai, akan segera disalurkan kepada 3.239 KPM, tetapi untuk jumlah tahap II menyusut sebanyak 266 KPM.

“Sebagian besar berkurangnya KPM tahap II rata-rata karena meninggal, dan ada 1 orang yang menolak dari Desa Angsanah Palengaan berinisial S,” ulasnya.

Untuk nominal PKH Plus pada tahap II sebesar Rp500 kepada setiap KPM. Sedangkan untuk kecamatan penerima terbanyak adalah Kecamatan Proppo dengan jumlah 496 KPM, dan yang paling sedikit di Kecamatan Pasean dengan 45 KPM. (rul/maf)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *