oleh

KPU-Bawaslu Sumenep Siapkan Sanksi Bagi Paslon

Kabarmadura.id/Sumenep-Tahap penetapan calon masih belum final, sehingga penyelenggara dan pengawas tidak mempunyai kewenangan memberikan sanksi, terhadap aktivitas pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati selama wabah Covid-19.

Namun demikian, ketika paslon calon Bupati dan Wakil Bupati Sumenep sudah ditetapkan, maka Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep selaku penyelenggara, dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumenep selaku pengawas, kompak akan berikan sanksi pada paslon yang melanggar protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

Komisioner KPU Sumunep Rofiki Tanzil menjelaskan, sebelum paslon ditetapkan, maka pihaknya tidak bisa banyak terlibat dalam aktivitas sehari-hari calon dalam melakukan pendekatan terhadap masyarakat. Apalagi penetapan calon masih akan dilaksanakan pada 24 September mendatang.

Namun demikian, Tanzil menjelaskan, ketika calon sudah ditetapkan, maka pihaknya akan melakukan perjanjian, berupa pengisian fakta integritas oleh calon agar mematuhi protokol kesehatan, termasuk para pihak yang terlibat,  mulai dari partai politik, tim, dan simpatisan.

“Karena meskipun di luar konteks pilkada kan memang ada aturannya agar mematuhi protokol kesehatan, apalagi ada kegiatan seperti ini,” Senin (14/9/2020).

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Sumenep Imam Syafi’i menyampaikan, tidak ada regulasi penerapan sanksi. Namun demikian, pihaknya akan merekomendasikan sanksi kepada tim satgas Covid-19 Sumenep bagi paslon yang melanggar prokes.

Rekomendasi tersebut bisa bersumber dari laporan masyarakat, dan temuan yang bersumber dari pengawasannya. Pihaknya mengaku sudah melakukan sosialisasi, agar kegiatan calon dan pihak-pihak terlibat, termasuk pada penyelenggara sendiri mulai dari KPU dan aktivitas penyelenggara dan pengawas di bawah, selalu menerapkan protokol kesehatan.

“Apakah nanti akan dibubarkan jika itu giat kampanye, atau seperti apa itu terserah tim satgas Covid-19, kami hanya merekomendasikan saja,” paparnya. (ara/pin)

Komentar

News Feed