oleh

KPU Coret Hak Pilih Pengungsi Syiah di Sampang

Kabarmadura.id/SAMPANG-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sampang secara resmi melepas 224 suara pengungsi asal Sampang  yang berada di Jemundo Sidoarjo untuk Pemilihan Umum 2019 ini. Pelepasan suara terjadi karena ratusan warga Sampang itu sudah pindah coblos di KPU Sidoarjo.

Hal tersebut disampaikan Koordinator Divisi Data dan Informasi KPU Sampang Addy Imansyah membenarkan hal itu. Dengan begitu, secara otomatis terdapat pengurangan jumlah DPT dan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) di wilayahnya.

“TPS khusus di pengungsian, akan kami coret di DPT, karena yang bersangkutan sudah pindah coblos dan sudah menjadi wilayah KPU Sidoarjo,” katanya.

Pengungsi yang berada di Jemundo, Sukodono, Sidoarjo itu hanya dapat mencoblos dua surat suara, yakni pilpres dan DPD RI, sedangkan 3 surat suara dari DPR RI, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten dihanguskan, dengan alasan karena berbeda daerah pemilihan (dapil).

“Karena dalam daftar pemilih tambahan (DPTb) sudah ada konsekuensi hukum serta surat suara yang diberikan, dan rekapnya masuk KPU Sidoarjo, jelas yang tiga surat suara itu beda dapil dengan Sidoarjo,” tambahnya.

Sementara jumlah TPS yang berkurang ada dua, jadi jika sebelumnya ada 3.692 TPS di Sampang, kini berkurang jumlahnya menjadi 3.690 TPS. Namun setelah penguangan TPS itu, terdapat penambahan satu TPS, yakni di Rutan kelas II B Sampang, sehingga total TPS di KPU Sampang dalam Pemilu 2019 menjadi 3.691 TPS.

Selanjutnya, pada 12 Maret 2019 mendatang, KPU akan kembali menyusun dan merekap daftar pemilih tambahan dan pindah pilih. Dispendukcpail juga diharapkan terus mendata pemilih baru atau pemilih pemula yang nantinya akan terdaftar di DPT.

“Yang kami tambahkan, sampai 12 maret nanti, akan menyusun dan merekap lagi daftar pemili tambahan dan pindah pilih dan kemudian Dispendukcapil mendata yang belum terdaftar di DPT,” tandasnya. (awe/waw)

Komentar

News Feed