oleh

KPU Sampang Tetapkan DPTHP-3 Pemilu 2019

Kabarmadura.id/SAMPANG-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sampang menggelar rapat pleno terbuka dalam rangka rekapitulasi dan penetapan daftar pemilih tetap hasil perbaikan ketiga (DPTHP-3) untuk Pemihan Umum (Pemilu) pada 17 April mendatang.

Bertempat di aula kantor KPU Sampang Selasa (2/4), rekapitulasi dan penetapan DPTHP-3 tersebut dalam rangka melaksanakan dan menindaklanjuti rekomendasi Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sampang perihal rekomendasi penyempurnaaan DPTHP-2 dengan nomor 120/BAWASLU-PROV.JL-23/IV/2019 tertanggal 1 April 2019.

Sehingga KPU perlu menetapkan keputusan tentang rekapitulasi dan penetapan DPTHP-3 tingkat kebupaten.

Pada rapat pleno terbuka itu, KPU Sampang menetapkan DPTHP-3 untuk pemilu serentak tersebut dengan jumlah 821.014 pemilih. Perinciannya, pemilih laki-laki berjumlah 404.435, pemilih perempuan 416.579 yang tersebar di 14 kecamatan, 186 desa/ kelurahan dan 3.690 tempat pengumutan suara (TPS) yang tersebar di berbagai wilayah.

Komisioner KPU Sampang Divisi Teknis Perencanaan dan Data Addy Imansyah menuturkan, rapat pleno terbuka rekapitulasi penetapan DPTHP-3 itu, berdasarkan rekomendasi Bawaslu untuk memasukkan pemilih yang belum terdaftar dalam DPT.

Selain itu, mengacu pada surat edaran ketua KPU RI nomor 577/PL.02.1-SD/01/KPU/III/2019 dan putusan Mahkamah Konstitusi RI Nomor 20/PUU-XVII/2019 yang berkaitan dengan daftar pemilih.

Dalam rekapitulasi dan penetapan DPTHP-3, terdapat pemilih tidak memenuhi syarat (TMS) sebanyak 6.042. Rinciannya, pemilih laki-laki berjumlah 3.023, pemilih perempuan 3.019 yang tersebar di 182 desa/kelurahan dan 2.041 TPS.

Selain itu, rekapitulasi dan penetapan DPTHP-3 terdapat perbaikan data pemilih sebanyak 73.518 pemilih dengan rincian laki-laki 34.620, perempuan berjumlah 38.898 pemilih di 14 kecamatan dan penetapan daftar pemilih khusus (DPK) menjadi DPT.

Berdasarkan rekomendasi bawaslu perihal penyempurnaan pada DPTHP-2, terdapat penambahan pemilih baru sebanyak 73 pemilih. Rincian laki-laki 35, perempuan 38 pemilih di dua kecamatan, dua desa/kelurahan dan 16 TPS dan sebagainya.

“DPTHP-3 sebanyak 821.014 pemilih. Itu karena ada penambahan pemilih baru, DPK dan pengurangan pemilih TMS dan lain sebagainya,”tutur Addy Imansyah kepada Kabar Madura, kemarin Rabu(3/4).

Pleno penetapan DPTHP-3 berdasarkan rekomendasi Bawaslu untuk memasukkan pemilih yang belum terdaftar dalam DPT pada bulan Desember lalu. Sebelumnya KPU sudah menyampaikan hak pilih dan data kepada Bawaslu, bahwa sekitar 81 orang belum terdaftar dalam DPT. Selain itu, juga terda[ay pencoretan pemilih TMS dan perbaikan pemilih.

Untuk itu, Addy menegaskan, KPU selalu berikhtiar dan bersungguh-sungguh dalam proses penyusunan dan penetapan daftar pemilih. Karena penetapan DPT bukan hanya soal pemenuhan kewajiban instansinya, akan tetapi juga bagian dari komitmen,  agar DPT yang  ditetapkan dan digunakan pada pemilu 2019 mendatang tidak bermasalah dan dipermasalahkan.

“Penetapan DPTHP-3 ini, untuk wujudkan DPT pemilu mendatang yang valid, mutakhir dan komprehensif dan tidak dipermasalahakan dikemudian hari,” tutupnya. (sub/waw)

Komentar

News Feed