KPU Sumenep Butuh 21.476 Penyelenggara untuk Pilkada

  • Whatsapp

Kabarmadura.id/SUMENEP-Perubahan pada pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada), merambat pada membengkaknya kebutuhan sumber daya manusia (SDM) yang dilibatkan.

Perbedaanya dengan pemilihan kepala daerah sebelumnya (pemilihan gubernur 2018), dimulai dari sisi penambahan jumlah tempat pemungutan suara (TPS). Dari 2.400 TPS di Pilgub 2018, rencananya bertambah jadi 2.450 TPS atau 500 pemilih setiap TPS.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenap Rofiqi Tanzil mengungkapkan, SDM yang dibutuhkan sekitar 21.476 personel. Hal itu jelas mengalami penambahan dari Pilgub 2018.

“Kami akan merencanakan 2.450 TPS dari sebelumnya 2.400 saja, sehingga dengan otomatis jumlah komponen pembantu itu juga bertambah,” katanya, Selasa (19/11/2019).

Dari 21.466 itu, setiap panitia pemilihan kecamatan (PPK) berisi sebanyak 8 orang, panitia pemungutan suara (PPS) 5 orang, dan kelompok penyelenggara pemungutan suara ( KPPS) 7 orang ditambah tim keamanan 1 orang.

Tanzil menambahkan, jumlah tersebut masih tidak terhitung para penyelenggara yang berada di tingkat kabupaten. Pihaknya, menyebut, untuk KPU di tingkat kabupaten beserta para karyawannya juga terbilang cukup banyak.

“Tinggal dikalikan jumlahnya itu, harapannya tidak ada lain selain partisipasi masyarakat semakin tinggi dan jalannya pilkada kondusif, karena tugas mereka juga menyampaikan sosialisasi ke masyarakat di bawah, karena mereka sudah resmi menjadi agen sosialisasi dari KPU,” imbuhnya.

Sementara untuk pembentukan SDM yang akan terlibat, KPU Sumenep akan memulainya pada Januari tahun 2020. Dimulai dari tingkat kecamatan terlebih dahulu, karena agar segera terbentuk pula di tingkat desa-desa.

Hingga saat ini, yang menjadi kendala adalah mengenai pengajuan tambahan honorarium para pelaksana. Karena sampai saat ini, pengajuan tersebut belum menemui hasil.

“Ad hoc masih diajukan lagi, ya untuk honor tambahannya itu, itu memang akan disesuaikan dengan surat edaran yang disahkan oleh Kementerian Keuangan kemarin,” pungkasnya. (ara/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *