oleh

KPU Sumenep Khawatir Potensi Timbul Kerumunan di Luar Arena Debat

KABARMADURA.ID, Sumenep -Debat kandidat pasangan calon (paslon) 01 dan 02 di Pemilihan bupati dan wakil bupati (wabup) Sumenep, akan berlangsung di Hotel Utami Sumekar Sumenep, Selasa (10/11/2020).

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep Rafiqi Tanziel menjelaskan, debat dengan tema ‘Meningkatkan Kesejahteraan dan Pelayanan Masyarakat’ itu akan digelar dengan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

Penerapan prokes tersebut sudah tertuang dalam Pasal 59 Peraturan KPU (PKPU) Nomor 13 tahun 2020, agar tidak menjadi wadah penyebaran wabah Covid-19.

Protokol dalam debat kandidat pertama itu seperti biasanya, yakni dengan menjaga jarak, menggunakan masker, mencuci tangan dan memperkecil jumlah undangan.

Hanya terdapat empat elemen yang diundang dalam debat kandidat itu, yakni kedua paslon dan tim, serta KPU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumenep. Jumlah undangan tersebut dibatasi sebanyak 20 orang.

Pembatasan itu juga diantisipasi dengan memperketat keamanan jika ada pendukung kedua paslon yang memaksa masuk ke area hotel. Mereka yang tidak memiliki undangan akan dihadang di luar area hotel.

KPU Sumenep tidak mempersiapkan sanksi yang ketat terhadap paslon jika tidak bisa mengendalikan pendukungnya yang datang. Termasuk tidak menjatuhkan sanksi terhadap pendukung paslon yang memaksa masuk.

Yang dilakukan KPU Sumenep sebatas menyerukan, agar para pendukung kedua paslon bisa menyaksikan bersama-sama di posko pemenangan masing-masing.

“Nanti polisi yang akan bertindak, ada keamanan. Diupayakan tidak ada massa. Massa cukup di poskonya masing-masing untuk nonton bareng,” jelas Rafiqi kepada Kabar Madura, Minggu (8/11/2020). (idy/waw)

Komentar

News Feed