oleh

KPU Sumenep Masih Tunggu Dana Penunjang Protokol Kesehatan dari APBN

Kabarmadura.id/SUMENEP-Anggaran untuk penunjang protokol kesehatan pada Pilkada Sumenep 2020 tidak kunjung cair secara keseluruhan. Sementara, anggaran yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tersebut sudah diploting sesuai kebutuhannya.

Ketua KPU Sumenep A. Warist mengatakan, sampai saat ini masih menggunakan dana yang sudah cair sebelumnya senilai Rp6 miliar. Meski demikian, dana tersebut masih dirasa kurang. Karena ke depan masih banyak yang dibutuhkan, seperti penyediaan cuci tangan masker bagi pemilih dan kebutuhan lainnya .

“Pada dasarnya, dana tersebut sudah ada di KPU RI. Tetapi, jika dibutuhkan, nantinya KPU mengajukan sesuai kebutuhan,” paparnya.

Pihaknya berharap dana tersebut dapat dicairkan secara utuh dari yang diajukan senilai Rp21 miliar. Dana senilai Rp21 miliar tersebut diajukan melalui KPU Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) kemudian dilanjutkan pada KPU RI, dan dari KPU RI diajukan pada pemerintah pusat.

Saat ini, dana yang sudah cair, dialokasikan untuk alat pelindung diri (APD) seperti masker dan APD lainnya. APD itu mulai digunakan oleh petugas pecocokan dan penilitian (coklit) data, termasuk penggunaan kebutuhanyang mendesak lainnya.

Sementara itu, selain dana penunjang protokol kesehatan Covid-19, Pilkada Sumenep yang awalnya dianggarkan senilai Rp68 miliar, kemudian ada penambahan, sehingga menjadi Rp71 miliar.

“Kesibukan KPU saat ini dalam tahapan pecoklitan, pungkasnya. (imd/waw)

 

 

 

 

 

 

 

Komentar

News Feed