oleh

KPU Sumenep Mulai Persiapkan Perekrutan PPK

Kabarmadura.id/Sumenep-Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumenep sudah di depan mata. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep mulai mempersiapkan perekrutan panitia pemilihan kecamatan (PPK) yang masing -masing kecamatan mengambil 5 orang.

Komisioner KPU Sumenep Rafiqi Tanzil mengutarakan, sesuai PKPU Nomor 18 Tahun 2019 yang merupakan hasil revisi PKPU Nomor 15 Tahun 2019, awal tahun yang harus dipersiapkan adalah rekrutmen tenaga adhoc PPK yang akan dihelat mulai 15 hingga 17 Januari 2020.

“Saat ini sudah merancang Juknis rekrutmen PPK,” katanya, Kamis (2/1/2020)

Mengenai persyaratan,  tidak ada perubahan yang signifikan dari tahun sebelumnya, hanya saja, penetapannya akan dilaksanakan melalui rapat pleno KPU. Persyaratan yang dimaksud adalah salinan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik yang masih berlaku, salinan ijazah sekolah lanjutan tingkat atas atau sederajat atau ijazah terakhir yang dilegalisir oleh pejabat yang berwenang, atau surat keterangan dari lembaga pendidikan formal yang menyatakan bahwa yang bersangkutan telah menjalani pendidikan sekolah menengah atas atau sederajat.

“Surat pernyataan yang bersangkutan setia kepada Pancasila sebagai dasar megara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945,” ujarnya

Selanjutnya, surat pernyataan yang bersangkutan tidak menjadi anggota partai politik paling singkat dalam jangka waktu 5 (lima) tahun, surat pernyataan yang bersangkutan tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memeroleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih.

Surat pernyataan yang bersangkutan bebas dari penyalahgunaan narkotika, surat pernyataan yang bersangkutan tidak pernah diberhentikan tetap karena sanksi KPU, KIP, DKPP. Apabila pernah menjadi anggota PPK, PPS dan KPPS pada pemilihan umum atau pemilihan, bermaterai cukup dan ditandatangani sesuai contoh pada formulir dalam lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari peraturan KPU itu, surat keterangan kesehatan dari puskesmas atau rumah sakit setempat.

“Pada tanggal 18 Januari 2020 adalah penyerahan dokumen kemudian akan ada tes tulis, tes wawancara, tanggapan masyarakat dan pada tanggal 14 Februari akan diputuskan peserta yang lolos,” tuturnya.

Demi kelengkapan tim adhoc, Tanzil menjelaskan, setelah perekrutan PPK akan dilanjut perekrutan PPS dan KPPS . Sedangkan dari sisi keamanan, sudah disosialisasikan kepada pihak kepolisian.

Pada 18 Januari juga akan diadakan launching pemilihan bupati dan wakil bupati Sumenep.  Saat ini, tahapan itu masih  peraiapan. Selain itu, akan ada launching maskot dan jingle sebagai bahan sosialisasi pada masyarakat.

“Dari segi persyaratan teknisnya insyaallah sudah siap, karena kemarin sudah rakor (rapat koordinasi) dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Tahapan itu waktunya relatif singkat, yakni selama 31 hari, dari 15 Januari hingga 14 Februari, karena pada akhir Februari akan dilakukan pelantikan PPK,” tegasnya. (imd/waw)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar

News Feed