KPU Sumenep Pastikan Warga Tidak Terdaftar di DPT tetap Bisa Memilih

  • Whatsapp
(FOTO: KM/DOKUMEN) BUTUH DIKATEGORIKAN: KPU Sumenep tidak memetakan pemilih yang berada dalam DPT.

KABARMADURA.ID, SUMENEP – Pencoblosan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumemep tinggal dua hari, Senin (9/12/2020). Berdasarkan daftar pemilih tetap (DPT) dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep, ada sebanyak 822.320 pemilih.

Akan tetapi, Komisioner KPU Sumenep Divisi Perencanaan dan data Syaifurrahman menjelaskan, warga Sumenep tetap bisa menyalurkan hak suaranya dengan menunjukkan kartu tanda penduduk (KTP) atau surat keterangan (suket).

Namun, KPU Sumenep tidak memiliki data yang sudah lengkap dengan kategori tertentu, termasuk antara jumlah yang akan mencoblos hanya menunjukkan KTP atau suket lantaran tidak masuk di DPT.

“Sesuai DPT yang ditetapkan, DPT itu tidak akan berubah 822.320. Kalau yang tidak ada di DPT itu tetap bisa menggunakan hak pilihnya ,” ungkapnya.

Tidak sebatas kategori tersebut, DPT yang dikantongi KPU Sumenep juga membukukan data pemilih potensial atau yang masih berada di luar kota atau luar negeri. Namun, mereka akan pulang.

Apalagi, data warga Sumenep yang tidak berpotensi menggunakan hak suara di Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Sumenep 2020.

Di samping itu, Syaifur menjelaskan, pihaknya tidak mendata pasien yang sakit dan sedang berada di rumah sakit. Namun, mereka bisa menggunakan hak suaranya melalui form A5 di tempat pemingutan suara (TPS) terdekat.

Berbeda dengan warga binaan yang berada di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Sumenep yang bisa membuat TPS sendiri, yakni TPS 13. Pasalnya, rutan tersebut memenuhi syarat lebih 30 pemilih. Tercatat di dalam rutan sebanyak 242 yang masum DPT.

Sementara itu, warga binaan di Lapas Kelas III Kangean tidak bisa membentuk TPS sendiri, sebab hanya 20 warga binaan yang masuk DPT. Mereka akan mencoblos di TPS 9 yang paling dekat dari lapas.

“Tidak ada, kalau pemilih di rumah sakit tidak disediakan TPS khusus. Mereka akan dilayani menggunakan A5 atau pindah pilih dari TPS asal pindah ke TPS sekitar rumah sakit,” jelas Syaifur.

“Untuk itu, kami mohon maaf tidak bisa menyebutkan angka, karena tidak dipilah kemarin,” sambungnya. (idy/waw)

DPT PILKADA SUMENEP

  1. Ambunten (30.541)
  2. Arjasa (55.882)
  3. Batang-Batang (41.489)
  4. Batu Putih (34.560)
  5. Batuan (9.711)
  6. Bluto (35.641)
  7. Dasuk (23.227)
  8. Dungkek (27.923)
  9. Ganding (27.917)
  10. Gapura (29.284)
  11. Gayam (25.197)
  12. Gili Genting (17.579)
  13. Guluk-Guluk (36.612)
  14. Kalianget (31.210)
  15. Kangayan (16.403
  16. Kota (52.790)
  17. Lenteng (46.536)
  18. Manding (22.794)
  19. Masalembu (18.316)
  20. Nonggunong (10.047)
  21. Pasongsongan (37.565)
  22. Pragaan (49.289)
  23. Ra’as (24.206)
  24. Rubaru (30.554)
  25. Sapeken (30.371)
  26. Saronggi (28.397)
  27. Talango (28.439)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *