oleh

Krisis Guru ASN di Sampang Tembus 2.684

Kabarmadura.id/Sampang-Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang, masih mengalami kekurangan 2.684 tenaga pendidik berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN). Untuk mengatasi persoalan itu, Disdik harus memaksialkan tenaga guru honorer.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sampang Nor Alam menyampaikan, saat ini kekurangan guru ASN tersebar di sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP). Tercatat, pihaknya membutuhkan sebanyak 2.684 guru ASN untuk memenuhi kekurangan tersebut.

Kendati demikian, pihaknya tidak bisa berbuat banyak. Selain harus mengikuti regulasi pemerintah pusat, kekuatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sampang, belum mampu untuk membiayai kebutuhan guru itu.

“Untuk mengatasi kekurangan guru ASN itu, saat ini kami dibantu oleh guru honorer yang berjumlah 2 ribu guru,” katanya, Kamis (2/01/2020).

Selain itu, dirinya menyampaikan, untuk menunjang pengabdian 2 ribu tenaga guru honorer itu, pihaknya memberikan upah sebesar Rp350 ribu per bulan. Meski tingkat kesejahteraan guru honorer jauh di bawah guru ASN, dirinya berharap, tenaga guru honorer tetap sabar dan ikhlas menjadi pendidik.

“Sempat ada keluhan dari guru honorer akan minimnya upah yang diterima, tetapi kami meminta agar menjadikan profesi guru sebagai pengabdian, dan kepedulian untuk anak didik,” tutupnya (km49/pin)

 

Komentar

News Feed