Kroscek Gudang Penyangga, DKPP Pamekasan Pastikan Stok Pupuk Aman

  • Whatsapp
(FOTO: KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) MEMASTIKAN: Kepala DKPP Pamekasan Ajib Abdullah pimpin langsung pemantauan ketersediaan pupuk di beberapa gudang penyangga.

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Untuk memastikan ketersediaan pupuk di musim tanam tahun 2021, beberapa gudang penyangga dan kios penyedia pupuk bersubsidi diperiksa. Pemeriksaan dilakukan langsung oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan, Selasa (2/11/2021).

Tujuan pemeriksaan itu, agar distribusi pupuk bisa sesuai dengan regulasi. Selain itu, agar tidak terjadi kelangkaan.  Hal itu juga menjawab isu kelangkaan pupuk belakangan ini.

Bacaan Lainnya

Kegiatan dimulai dengan berangkat dari kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan. Tim kemudian  menyisir dua gudang penyangga dan 1 kios pupuk. Pemantauan dipimpin langsung Kepala DKPP Pamekasan Ajib Abdullah. Di tim tersebut, Ajib Abdullah bertindak sebagai wakil ketua Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) Pamekasan.

Dalam pemeriksaaan tersebut, turut serta Sekretaris KP3 Pamekasan Sri Puja Astutik yang juga menjabat sebagai kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Pamekasan, Kepala Bidang (Kabid) Produksi DKPP Pamekasan Ach Suaidi dan Wakil Petrokimia Madura Deni Eka Lesmana.

Menurut Kepala DKPP Pamekasan Ajib Abdullah, untuk menjamin tersedianya pupuk, akan dilakukan pengawasan secara berkelanjutan, mulai sampainya pupuk di gudang penyangga, pendistribusian ke kios penyedia, hingga sampainya ke kelompok tani.

“Kalau melihat stok pupuk di 4 gudang penyangga ini, masing-masing kios bisa mencukupi kebutuhan pupuk subsidi petani kita, jadi ke depan bersama instansi lainnya, termasuk polres, akan mengawasi pendistribusiannya,” papar Ajib.

Secara terperinci, untuk data stok pupuk bersubsidi 4 gudang penyangga, yaitu 1.240 ton  di gudang penyangga Bugih, 876 ton di gudang penyangga Larangan, 1.083 ton gudang penyangga Galis dan 1.205 ton di gudang penyangga Nyalaran.

Sedangkan untuk realisasi serapan penebusan pupuk bersubsidi, per 31 Oktober 2021, Urea  terserap 23.919 ton, SP-36 terserap 10.642 ton, ZA terserap 13.468 ton, NPK terserap 18.424 ton, Organik Granul terserap 1.265, sehingga total penebusan pupuk bersubsidi mencapai 67.718 ton.  

Setelah turun langsung, Ajib menegaskan, stok pupuk cukup memadai. Bahkan dipastikan bisa mencukupi kebutuhan petani sampai musim tanam awal tahun 2022 mendatang, Sebab, dari sekitar 300 ribuan petani di Pamekasan, rata-rata kebutuhan setiap bulannya sekitar  seribu ton.

“Jadi pupuk ini sudah siap, maka tinggal pengawasannya ke bawah, khawatir dengan isu yang berkembang, dikirim ke luar daerah atau mestinya petani berhak membeli tidak bisa membeli,” tegas Ajib.

Reporter: Khoyrul Umam Syarif 

Redaktur: Wawan A. Husna

STOK PUPUK BERSUBSIDI DI PAMEKASAN

REALISASI PENEBUSAN PUPUK BESUBSISI (per 31 Oktober 202)     

Jenis Pupuk e-RDKK Alokasi 2021 (ton) Penebusan (per 31 Oktober 2021 % Alokasi 2021 e-RDKK/ALOKASI %

e-RDKK 2021

Urea 28.421 28.223 23.919 85 198 84
SP-36 20.799 18.302 10.642 58 2497 51
ZA 31.633 16.071 13.468 84 15.562 43
NPK 53.045 20.009 18.424 92 33.036 35
Organik Granul 37.679 5.059 1.265 25 32.620 3
TOTAL 171.577 87.664 67.718 77 83.913 39

STOK PUPUK BERSUBSIDI DI GUDANG PENYANGGA

GUDANG PENYANGGA KAPASITAS GUDANG STOK PRODUK SISA SPACE TOTAL UREA ZA SP-36 PHONSKA ORGANIK  GRANUL PONSKA OCA
Pamekasan – Bugih 3.726 1.240 2.486 353 181 173 462 71 0
Pamekasan – Larangan 4.000 876 3.124 271 9 136 424 20 0
Pamekasan Galis 1.822 1.083 739 310,65 200,65 176,7 277,95 80,96 0
Pamekasan – Nyalaran 2.268 1.205 1.063 653 150 113 226 63 48
TOTAL 11.816 4.404 7.412 1.588 541 599 1.390 235 48

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *