KSM Sekar Wangi Kolpajung Motivasi Warga untuk Peduli Lingkungan dan Hidup Bersih 

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ IST) PEDULI LINGKUNGAN: Kelompok swadaya masyarakat (KSM) Sekar Wangi bersama Lurah Kolpajung ketika menggelar kegiatan lomba kampung berseri tingkat Jawa Timur (Jatim).

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN – Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan keasrian Kabupaten Pamekasan, bisa terlihat di Kelurahan Kolpajung. Dengan dibentuknya kelompok swadaya masyarakat (KSM) yang diberi nama Sekar Wangi.

Ali Wafa, PAMEKASAN

Bacaan Lainnya

Ketua KSM Sekar Wangi Abd. Hamid menjelaskan kelompok tersebut dibentuk satu setengah bulan yang lalu. Pihaknya mengangkut sampah rumah tangga dari setiap rumah pelanggan ke rumah kompos.

Sampah itu dipilah dan dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA). Penduduk Kelurahan Kolpajung yang berjumlah 6 ribu lebih, saat ini yang terdaftar sebagai pelanggan masih 747 orang.

Mereka yang terdaftar mayoritas peduli dan berpartisipasi mewujudkan lingkungan yang bersih dan asri. Minimnya kesadaran masyarakat setempat terhadap kebersihan lingkungan, menjadi hambatan tersulit.

Karena itu, pihaknya harus bekerja keras menyadarkan dan memotivasi warga setempat. Namun, untuk realisasinya di lapangan  masih membutuhkan alat pengangkut. Sejauh ini, perlu bekerja sama dengan kelurahan untuk mengangkut sampah ke rumah kompos.

“Kami butuh tenaga lebih banyak lagi agar ada petugas yang memilah sampah di rumah kompos sebelum diangkut menuju TPA,” ucapnya, Selasa (17/11/2020)

Pemasukan yang diterimanya dari setiap pelanggan, sebesar Rp10 ribu. Namun uang tersebut masih dibagi Rp1 ribu menjadi kas RT, Rp2 ribu masuk ke rumah kompos dan Rp7 ribunya dikelola untuk pengembangan KSM Sekar Wangi.

Sebelumnya, sampah rumah tangga di Kelurahan Kolpajung dibuang ke sungai. Sehingga mengakibatkan pencemaran lingkungan. Bahkan, sampah hanya ditumpuk di pinggir jalan. Sehingga mengganggu pemandangan dan mencemari udara.

Sementara itu, Lurah Kolpajung Hasyim Abdurrahim berjanji, akan terus memfasilitasi agar KSM Sekar Wangi bisa bekerja maksimal. Menurutnya dengan meningkatnya kesadaran masyarakat, nantinya bisa menyediakan TPS3R, agar sampah rumah tangga bisa terkelola dengan baik.

Dia berharap, dibentuknya KSM membuat masyarakat semakin sadar dan peduli terhadap kebersihan lingkungan, terutama untuk memilah sampah dari sumbernya yakni,  antara sampah organik dan sampah non organik dari rumah sebelum dibuang.

“kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Karena setiap orang adalah penghasil sampah. Kita harus peduli terhadap sampah kita sendiri,” responnya.

Selain itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pamekasan, Amin Jabir, mengatakan KSM sangat bergantung pada mereka untuk berkembang. Pihaknya, memiliki inisiatif untuk mengadakan kompetisi bagi KSM, dan akan memberikan sarana pendukung

“Kami akan melihat pengoperasiannya, yang bagus manajemennya, yang bagus tata kelolanya,” ucapnya singkat. (ito/*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *