KSPPS Nuri Jatim Peringati Hari Lahir ke-13, Terus Fokus Tingkatkan Kualitas Layanan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) INOVATIF: Presdir KSPPS Nuri Jatim Achmad Mukhlisin bertekad memberikan layanan berkualitas dalam kegiatan simpan pinjam dan pembiayaan syariah di KSPPS Nuri Jatim.

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Kualitas peningkatan pelayanan kepada masyarakat dan perluasan pembukaan cabang baru, menjadi spirit utama dalam momentum peringatan hari lahir ke-13 Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) NURI Jawa Timur.

Peringatan hari lahir KSPPS NURI Jawa Timur ke-13 dipusatkan di Kantor Pusat di Jl Raya Pegantenan, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan, Rabu (1/12/2021). Acara itu ditandai dengan pemotongan tumpeng dan pemotongan pita,  serta dilanjutkan dengan santunan anak yatim.

Dalam kesempatan itu, Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Banyuanyar Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar, KH Hasbullah Syamsul Arifin juga turut hadir, termasuk Koordinator  Pengawas Drs, H Moh Khalil Asyari dan Dewan Pertimbangan Koperasi RKH. Hannan Tibyan  serta para pegawai KSPPS NURI Jawa Timur.

Menurut Presiden Direktur (Presdir) KSPPS NURI Jawa Timur Achmad Mukhlisin, fokusnya ke depan  yaitu meningkatkan pelayanan dengan kualitas super dengan berbasis teknologi. Sebab, eksistensi KSPPS NURI Jawa Timur sudah semakin diterima oleh masyarakat, dengan indikator semakin bertambahnya kantor cabang di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur.

“Ternyata perjalanan Nuri ini betul-betul secara nyata diterima oleh masyarakat, tolok ukurnya, kantor cabang semakin bertambah, jumlah pengelola semakin bertambah, aset, omzet terus tumbuh dan mitra usaha dan juga pengembang usaha,” ungkapnya, Rabu (1/12/2021) kepada Kabar Madura.

Diakui, pihaknya semakin percaya diri dalam pengelolaan KSPPS NURI Jawa Timur, tentunya dengan dukungan dari semua anggota dan semua pihak.

Mukhlisin menerangkan, kantor KSPPS NURI Jawa Timur sudah memiliki 26 cabang sudah sudah tersebar di 8 kabupaten dan kota di Jawa Timur (Jatim).

Namun ada banyak tokoh dan alumni Pondok Pesantren Banyuanyar mendesak untuk segera membuka cabang di Pulau Kalimantan dan wilayah lainnya di Indonesia. Jika hal itu terealisasi, pengelolaannya harus berada di bawah Kementerian Koperasi.

“Kami sudah menyusun rencana strategis (renstra) selama 5 tahun, dan dalam waktu dekat kami akan meminta persetujuan pada forum rapat anggota,” urai Mukhlisin.

Adapun untuk usaha pokok dari  KSPPS NURI Jawa Timur adalah simpan pinjam dan pembiayaan syariah. Kemudian dalam perkembangan praktik akad syariah, pihaknya menjalin kemitraan dengan berbagai model, misal usaha Kopi Nuri, Nuri Motor dan lainnya.

“Kami terus melakukan konsolidasi memperkuat komunikasi dengan seluruh organisasi peradaban, karena  KSPPS NURI ini berbasis alumni Ponpes Banyuanyar, sehingga seluruh jaringan alumni, kami dorong untuk bergabung dan membesarkan KSPPS NURI,” ulasnya.

Untuk kontribusi sosial, pihaknya mempunyai program bedah rumah. Kegiatan itu dilakukan  secara rutin. Pada tahun 2022 mendatang akan membeli mobil ambulans dan alat-alat pengadaan bor, sehingga bisa membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Nuri ini betul-betul mampu mewujudkan visi dan misi organisasi, dan manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat,” pungkas Mukhlisin. ‘

Reporter: Khoyrul Umam Syarif

Redaktur: Wawan A. Husna

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *