KUA Kota Sumenep: Maulid Nabi Sebagai Momentum Pemutus Pandemi Covid-19

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IMAM MAHDI) Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kota Sumenep Moh. Afif

KABARMADURA.ID | SUMENEP -Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum dalam memperbaiki diri. Maulid Nabi menjadi sebuah catatan tentang pentingnya menjaga kesehatan, termasuk dalam mentaati peraturan tentang protokol kesehatan (prokes) Covid-19. Momen Maulid Nabi tersebut menjadi catatan tersendiri bagi lingkungan Kantor Urusan Agama (KUA) Kota Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep.

Kepala KUA Kota Sumenep Moh. Afif mengatakan, pada peringatan Maulid Nabi tentu ada beberapa hal catatan yang harus dipahami bersama. Pada masa pandemi ini, ia berharap lebih menjaga kesehatan dan mentaati peraturan tentang prokes Covid-19.

“Mari kita awali di masa peringatan Maulid Nabi ini untuk sama-sama berlomba-lomba dalam melakukan kebaikan,” katanya, Senin (18/10/2021).

Dia juga meminta kepada masyarakat Sumenep untuk menjadi teladan dalam mematuhi prokes. Afif juga mengajak masyarakat untuk membentuk pribadi yang berakhlakul karimah. Baik kepada diri sendiri, orang lain dan alam.

“Mari semua untuk saling berbagi berkah dalam hal kebaikan,” ujar dia..

Menurut Afif,  masih berlangsungnya pandemi Covid-19 ini,  bisa jadi karena berhubungan dengan perilaku atau akhlak. Yakni, tidak mengikuti anjuran pemerintah untuk menerapkan prokes secara baik.

“Momentum Maulid Nabi juga harus memperbanyak salawat, agar Covid-19 reda dan segera berakhir,” harapnya.

Selain itu, dia mengajak masyarakat untuk bermuhasabah dan refleksi terkait kondisi pandemi ini. Menurutnya betapa lemahnya manusia di hadapan Allah. Sehingga harus banyak intropeksi diri.

“Lebih disiplin pada protokol kesehatan. Lebih menjaga kebersihan, memperkuat imunitas, saling peduli dan membantu. Makin kreatif dan inovatif memecahkan tantangan. Kian adaptif pada kemajuan. Termasuk perkembangan teknologi digital. Makin memperkukuh kemandirian,” paparnya.

Reporter: Imam Mahdi

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *