Kucurkan Rp1,3 M untuk 45 Lembaga

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FA'IN NADOFATUL M.) PEDULI: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan merealisasikan anggaran sebesar Rp1,3 miliar untuk menunjang kesejahteraan lembaga.

KABARMADURA.ID, BANGKALAN -Kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terhadap keberadaan berbagai lembaga patut diacungi jempol. Seperti, lembaga pendidikan, keagamaan, maupun komunitas disabilitas. Tahun ini, pemkab mengucurkan anggaran khusus untuk menunjang kesejahteraan lembaga yang ada di setiap kecamatan.

Sedikitnya, Rp1,3 miliar yang akan direalisasikan terhadap 45 lembaga.Tahap pertama, dana tersebut akan dicairkan sebesar Rp750 juta untuk 23 lembaga. Sedangkan sisanya, Rp550 juta akan direalisasikan pada tahap berikutnya. Hal tersebut diungkapkan Kepala Bagian Kesejahteraan (Kesra) Sekretariat Pemkab Bangkalan Hosun, Senin (2/8/2021).

“Untuk realisasinya, setiap lembaga tidak akan menerima dana secara utuh atau 100 persen. Melainkan, direalisasikan secara bertahap. Bahkan, setiap lembaga diwajibkan menyertakan surat pertanggung jawaban (SPj). Karena, bantuan itu harus sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB),” ujarnya.

Pihaknya menuturkan, penggunaan dana harus mengacu pada draf belanja masing-masing lembaga yang sebelumnya sudah melakukan pengajuan. Yakni, harus sesuai dengan proposal. Setelah itu, setiap penerima wajib menyetorkan SPj setelah satu bulan dari direalisasikannya anggaran. Sedangkan, nominal anggaran yang akan diberikan bervariatif.

Mulai dari angka Rp150 juta hingga Rp5 juta paling minim. Besaran dana, tergantung dari pengajuan dan kondisi keuangan yang sebelumnya sudah terkena refocusing. Bahkan, setiap lembaga akan diseleksi berdasarkan kesesuaian syarat-syarat pengajuan. Seperti, kelengkapan administrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), surat keputusan (SK) dan syarat lainnya.

“Ada tiga poin pemanfaatan dana ini, pertama pengembangan sumber daya manusia (SDM), sosial dan keagamaan,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron berharap, dana tersebut dimanfaatkan sebaik mungkin dan sesuai dengan proposal yang diajukan. Menurutnya, program tersebut dianggarkan tahun 2021 melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Sehingga, ketersediaan dana untuk lembaga harus dimanfaatkan seoptimal mungkin.

“Berapapun nilai yang diterima harus dimanfaatkan sebaik mungkin, baik meningkatkan SDM maupun sarana dan prasarana (sarpras). Harus sesuai mekanisme yang ada, baik pencairan dan realisasinya maupun administrasi dan pertanggungjawabannya. Pencairan langsung ditransferkan ke masing-masing lembaga,” harapnya.  (ina/ito)

Rincian Anggaran Rp1,3 Miliar untuk 45 Lembaga

  • Tahap I dicairkan Rp750 juta
    • Sebanyak 23 penerima
  • Tahap II dicairkan Rp550 juta
    • Sebanyak 22 penerima
  • Besaran dana bervariatif tergantung pengajuan
  • Nominal dari Rp5 juta hingga Rp150 juta per lembaga

Rincian Lembaga Penerima Program

  • 7 pendidikan
  • 20 keagamaan
  • 18 sosial
  • Total 45 lembaga

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *