Kumpulan Puisi Susi Lestari

  • Whatsapp

Berhenti pada jalan sunyi

Kita duduk di atas kursi tua

Aku terus menatap wajahmu

Dan aku masuk pada mata mu

Yang paling dalam, Kususuri jalan itu

Dan aku sampai pada pemberentian paling sunyi

Purwokerto, 2020,Susi Lestari

 

Gadis Purnama

Gadis elok diam terpejam

Luka jadi cahaya

Di malam purnama

Hari seakan merayakan

Duka gadis kecil itu

“Aih tahu saja kau”

Pada burung gagak

Yang sedari tadi tatap

Gadis malang seolah akan

Memangsa saat lengah

Mata jadi lebih sabar

Dan tahu diri juga

Ya! Harus sadar

Mana mungkin gemerlapan ini

Mengasihi sakit yang sudah

Lama di pelihara

2019 Susi Lestari

 

Mengalir dari Hulu 

Dari hamparan kasihMu yang

Luas tapi tak terbatas

Aku mengikuti jalanMu

Menuju ilir cinta yang

Penuh janji bahagia

Jalanan penuh batu-batu

Menumpuk menghalang

Tetep saja, aku akan sampai

Lewati sela-sela bebatuan besar itu dan

Selamat tinggal, aku akan sampai pada cinta yang paling dalam

2019 Karya Susi Lestari

 

HANYA CINTA

Pagi itu penuh kicauan ceria

Langi tpun ikut menyapa

Deguban kecil terdengar ditelinga

Wajah berseri-seri bak cahaya

Hati mulai melupakan kecewa

Ya, aku mulai terpesona

Pada sang arjuna

Yang mencintai kekasihnya

Merah hati tak berdarah

Namun, ini cinta

Walau membuat luka

Tetap akan menjadi cinta

Purwokerto, 04 Oktober 2017

 

Biodata

Susi Lestari, lahir di Palembang, 17 April 2000. Beralamatkan di Desa Batumarta, Kota Baturaja, Palembang. Saat ini menempuh pendidikan Program Studi Bimbingan Konseling Islam, bergiat di Sekolah Kepenulisan Sastra Peradaban (SKSP)IAIN Purwokerto dan Competer Indonesia. Beberapa puisinya terantologikan di Pilar Puisi 4, Febisme 2, dan beberapa media massa, seperti Bali Post,Radar Banyumas,Tembi (Yogyakarta), Nusantara News(Jakarta), Travesia.co. Sekarang bermukim di Pondok Pesantren Darul Abror Purwokerto. WA: 085701795983.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *