oleh

Kunci Sukses Prama Jaya Mendidik Anak hingga Raih Gelar Doktor

KABARMADURA.ID – Tidak pernah bermimpi akan memiliki anak yang bisa menuai banyak prestasi hingga ke luar negeri, Prama Jaya beserta keluarga tidak henti-hentinya bersyukur telah dianugerahi buah hati membanggakan.

ALI WAFA, PAMEKASAN

Bapak tiga anak yang sekarang menjabat sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Pamekasan itu merupakan salah satu orang tua yang beruntung dan sukses dalam mendidik anaknya.

Bagaimana tidak, anak sulungnya yang bernama Aria Ghora Prabono bisa mendapat beasiswa pendidikan S2 dan S3 nya di Hankuk University of Foreign Studies, Korea Selatan, hingga meraih gelar Doctor of Philosophy (Ph.D) pada jurusan industrial and information systems engineering.

Prama menceritakan, anaknya itu merupakan alumnus SD Al-Munawwarah dan SMPN 1 Pamekasan serta alumni SMAN 1 Pamekasan. Sedari kecil, anaknya yang akrab dipanggil Ghora memang memiliki ketekunan yang tinggi.

Bahkan saat masih kecil, Ghora sangat reaktif, bahkan tidak jarang, banyak perabotan rumah yang rusak karena sering dipreteli. Sewajarnya anak kecil, Prama hanya melihat bahwa anaknya sangat aktif dan perlu diarahkan ke banyak hal positif.

Kendati anaknya sudah mencapai puncak prestasi pendidikan, dia mengaku tidak ada yang istimewa dalam mendidiknya. Sebagaimana orang tua pada umumnya, dia hanya mengarahkan anaknya ke hal yang positif dan memfasilitasi anak selama itu baik.

Terlepas dari bagaimana didikannya kepada Ghora, Ghora memang merupakan anak yang berprestasi. Saat SMPN 1 dan SMAN 1 Pamekasan masih berstatus rintisan sekolah rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI), Ghora berhasil masuk tanpa jalur tes.

Hal itu karena Ghora memenangkan suatu perlombaan kala itu. Sehingga dia mendapat panggilan untuk sekolah di SMPN 1 Pamekasan dan melanjutkan ke SMAN 1 Pamekasan. Begitupun dengan strata satunya, dia mendapat beasiswa untuk kuliah di Universitas Ma Chung Malang.

Berkat prestasi anaknya, Prama bersama istrinya bisa tahu Korea Selatan. Mereka datang ke Korea Selatan untuk menjenguk dan melihat langsung aktivitas anaknya di sana. Dia juga melihat langsung perguruan tinggi sang anak dan tempat tinggalnya di Korea Selatan.

“Kalau bukan karena anak kami dapat beasiswa di Korea Selatan, ngapain kami ke sana. Biaya ke sana mahal,” ucapnya.

Ghora mengaku bersyukur. Menurutnya, pencapaiannya tidak lepas dari doa dan dukungan orang tuanya serta orang-orang terdekatnya. Pria 28 tahun itu mengungkapkan, orang tuanya mendukung penuh semua pilihan dan keputusannya. Mereka tidak pernah membatasinya.

“Mereka juga selalu berupaya memfasilitasi apa yang jadi minat saya. Itu merupakan kemewahan tersendiri bagi saya,” ungkapnya kepada wartawan Kabar Madura. (ali/maf)

 

 

 

Komentar

News Feed