oleh

Kuota Penerimaan Peserta Didik SD-SMP di Sampang Masih Belum Jelas

Kabarmadura.id/SAMPANG – Dinas Pendidikan (Disdik) Sampang menjadwalkan masa pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPBD)  tahun ajaran 2018-2019 untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dimulai tanggal 13 Mei 2019 mendatang. Namun Hingga saat ini, kuota penerimaan siswa baru di setiap lembaga masih belum jelas, menunggu terbitnya peraturan bupati (Perbup).

Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SD Disdik Sampang Achmad Mawardi. Menurutnya, kuota PPDB itu ditentukan berdasarkan Perbup. Namun hingga saat ini, perbubnya belum rampung. Maka kuota PPDB kali ini, belum ada kejelasan.

Wawan sapaan akrab Achmad Mawardi menjelaskan, jalur pendaftaran PPDB SD-SMP tersebut menggunakan tiga jalur: berdasarkan jalur sistem zonasi, jalur prestasi dan jalur perpindahan karena tugas orang tua. Namun penerimaan siswa di setiap lembaga didominasi oleh sistem zonasi. Itu bertujuan untuk menghindari terjadinya penumpukan pendaftar di sekolah tertentu, hingga melebihi kuota.

Ia menambahkan, persyaratan yang harus diprioritaskan dalam PPDB itu, meliputi jarak tempuh sekolah dekat dengan domisili, pihak sekolah tidak boleh melakukan penarikan biaya (pungli), kecuali kebutuhan yang bersifat pribadi, seperti foto kopi dan scan berkas pendaftaran. Sehingga potensi pungli dapat diminimalisir, karena sekolah hanya difokuskan untuk menerima siswa dari daerah terdekat sesuai kuota atau pagu yang di tentukan.

Dengan pendaftaran PPDB berdasarkan sistem zonasi itu, diharapkan semua SD-SMP di kota Bahari menjadi lembaga favorid dan kebagian murid semua. Sehingga tidak ada lagi kasus sekolah yang tidak ada muridnya.

“Kami meminta, para orang tua agar mendaftarkan anaknya pada ke lembaga sekolah terdekat dengan domilisinya, karena kesempatan untuk diterima sangat besar,”tukasnya.

Menanggapi hal itu, Anggota Dewan Pendidikan (DP) Kabupaten Sampang, Zainuddin meminta, perbup yang mengatur kuota penerimaan siswa baru di setiap lembaga itu harus segera diselesaikan, setelah itu, dapat disosialisasikan kepada setiap lembaga. Sehingga lembaga lebih maksimal dalam melaksanakan penerimaan peserta didik baru.

“Yang jelas, kami harap regulasi yang mengatur kuota PPDB ini secepatnya selesai dan disosialisasikan agar sekolah bisa mengetahui. Karena masa pendaftaran siswa baru ini, sebentar lagi udah dibuka,” singkatnya. (sub/pai).

Komentar

News Feed