oleh

Kuota Program KIA Berkurang Menjadi 20 Ribu

Kabarmadura.id/Sumenep-Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Sumenep Sahwan Efendi mengatakan,  kuota program Kartu Identitas Anak (KIA) di Sumenep berkurang dibanding tahun sebelumnya, dari yang awalnya 30 ribu menjadi 20 ribu.

Anak yang berhak mendapatkan KIA adalah yang berusia kurang dari 17 tahun. Di Sumenep, anak yang berusia 17 ke bawah adalah sekitar 241.762 anak, sementara jumlah anak yang sudah memiliki KIA baru 13 ribuan lebih, sebab tahun ini program tersebut masih tidak berjalan maksimal.

“Tahun ini masih tidak terealisasi sama sekali. Pada masa Covid-19 ini ternyata tidak ada anak yang melakukan pengurusan dokumen KIA tersebut,” katanya, Selasa (11/8/2020).

Selain itu, tidak terealisasinya program tersebut disebabkan anggaran blangko dari pemerintah pusat saat ini masih belum disediakan, sehingga selain karena mewabahnya Covid-19 pihaknya tidak dapat mencetak KIA.

Kendati begitu, Sahwan tetap meminta kepada masyarakat agar tetap mempersiapkan diri untuk melakukan persiapan-persiapan, berupa pemberkasan yang valid. Pihaknya juga meminta agar masyarakat langsung mengurus KIA ke Dispendukcapil, tidak menunggu jemput bola. Apalagi, pengurusan KIA ini tidak seribet Kartu Tanda Penduduk (KTP). Bagi anak yang sudah berumur 5 tahun, cukup dengan melampirkan foto, foto kopi Kartu Keluarga (KK), dan akta lahir maka KIA sudah bisa diproses.

“Tapi kami tetap jemput bola ke sekolah-sekolah, agar masyarakat bisa memiliki identitas diri sejak dini, apalagi tidak sedikit yang tidak valid antara KK, KTP, akta, dan ijazah yang diakibatkan oleh kesalahan administrasi sejak kecil,” imbuhnya. (ara/pai)

 

 

 

 

 

Komentar

News Feed