oleh

Kurang Berdampak, Akuntabilitas Penggunaan Dana Banpol Diragukan

Kabarmadura.id/SAMPANG-Setiap tahun,Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang kucurkan miliaran rupiah untukdana bantuan partai politik (banpol). Sayangnya,dana jumbo bagi partai politik (parpol) yang memiliki jatah kursi di DPRD Sampang itu,diragukan keberhasilannya, utamanya terkait manfaatnya kepada masyarakat.

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Sampang mencatat, pagu banpol tahun 2020 mencapai Rp1,4 miliar. Dari penyesuaian dengan perolehan suara  pada Pemilu 2019 lalu, setiap suara berharga Rp1.976.

Menurut pengamat politik dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Bangkalan Madura,Surokim, dana banpol itu untukmenguatkan peran parpol dalam mengedukasi politik. Namunsejauh ini, kata dia, belum optimal.

Bahkan, jika parpolbersedia transparan terkait realisasinya, tidak akan menjadi masalah. Namun karena selama ini kerap tidak transparan,sehingga memantik respons negatif terkait akuntabilitasnya kepada publik. Karena bagaimanapun,dana publik itu, didalamnya sebenarnya melekattuntutan adanya akuntabilitas kepada publik.

Namun dosen Ilmu Komunikasi itu menyadari, dana banpol sekedar insentif agar parpol bisa memainkan peran pemberdayaan internalnya lebih baik. Sebab, parpol juga dituntut mengumpulkanpendanaan mandiri yang lebih banyak.

Peneliti senior Surabaya Survey Center (SSC) itu menekankan, pemakaian dana banpol jangan hanya sekadar formalitas dan efeknya hanya artifisial, namun substansinya, yakni edukasi politik, tidak diperhatikan.

Sehingga menurutnya, perlu ada terobosan agar dampak penggunaan dana banpol itu semakin terukur dan bisa mematik partisipasi publik untuk aktif dan tertarik terhadap parpol.

“Jangan sampai dana banpol itu ‘wujuduhu kadamihi’yakni keberadaannya sama dengan tidak ada, melainkan harus benar-benar bisa dirasakan publik, selama ini kucuran dana banpol ini belum berhasil,”ujar dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB) UTM itu kepada Kabar Madura, Senin (27/07/2020).

Sementara itu, Plt Kepala Bakesbangpol Sampang Anang Juenaidi melalui Kabid Hubungan Antar Lembaga Rahem mengatakan, sejauh ini belum ada parpol yang mengajukandana banpol. Padahal pihaknya telah melayangkan surat kepada pimpinan parpol agar segera mencairkan dana itu.

Sedangkan mengenai penggunaanya, sesuai petunjuk teknis, anggaran itu salah satunya untuk operasional parpol, proses pengkaderan atau edukasi politik dan semacamnya.

“Untuk dana banpol tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tapi sampai sekarang belum ada parpol yang mengajukan pencairan, padahal kami sudah bersurat kepada semua pimpinan parpol,” ungkapnya. (sub/waw)

Perolehan Dana Banpol Partai

No. Parpol Kursi Suara Pagu
1 PKB 7 148.490 Rp293 juta
2 Partai Gerindra 5 73.272 Rp144 juta
3 PDI-P 2 22.868 Rp45 juta
4 Partai Golkar 4 73.092 Rp144 juta
5 Partai Nasdem 6 106.651 Rp210 juta
6 PKS 3 63.767 Rp126 juta
7 PPP 7 87.749 Rp173 juta
8 PAN 3 50.551 Rp99 juta
9 Partai Hanura 2 38.486 Rp76 juta
10 Partai Demokrat 5 62.016 Rp122 juta
11 PBB 1 18.767 Rp37 juta
Total   45 745.709 Rp1,4 miliar

 

Komentar

News Feed