oleh

Kurang Direspon Polda Jatim, Akan Lanjut Lapor Tambang Ilegal ke Mabes Polri

Kabarmadura.id/SAMPANG-Lembaga Bantuan Hukum Jawara Advokasi Nusantara (LBH-JANUR) selaku kuasa hukum pelapor dugaan pertambangan galian C atau batuan ilegal di Desa Bira Timur, Kecamatan Sokobanah, Sampang akan melanjutkan laporannya ke Mabes Polri jika tetap tidak direspon baik dari Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur (Jatim).

Kuasa hukum pelapor, Holdan mengatakan, saat ini pihaknya proses menyediakan bukti-bukti lanjutan setelah penyerahan bukti pertama pada Senin (6/7/2020) lalu. Setelah itu akan melanjutkan penyerahan bukti kedua. Namun jika tetap tidak ada tindak lanjut, maka akan melapor ke Mabes Polri dan Kementerian lingkungan.

“Setelah menyerahkan bukti pertama petugas yang dari Polda mengatakan dalam waktu tiga hari akan turun lapangan, namun sampai saat ini tidak ada,” ungkapnya, Senin (13/7/2020).

Bukti tambahan itu dia sediakan, untuk mempermudah Ditreskrimsus Polda Jatim dalam proses penyelidikan.

Penyerahan bukti pertama hanya berupa foto aktivitas pertambangan. Namun untuk bukti tambahan ini, berupa video aktivitas dan pernyataan dari warga setempat. Dalam foto itu,kerusakan lingkungan termasuk polusi udaraakibat kegiatan galian batuan itu terlihat jelas. Bahkan sejumlah alat berat melakukan pertambangan lengkap dengan operator produksi.

“Saat ini proses melengkapi data-data aktivitas berupa video dan pernyataan dari tokoh masyarakat,” imbuhnya.

Kendati demikian, laporan ke Polda itu cukup banyak, sehingga diakui, butuh waktu untuk memprosesnya.Namun pihaknya akan terus menekan agar segera ada tindak lanjut.

Sedangkan bukti tambahan yang dijanjikan, akan menyerahkan ke Polda dalam satu pekan kedepan, sebab saat ini masih proses pengumpulan data. Tetapi pihaknya akan terus mengawal proses hukum laporan dugaan itu hingga selesai.

“Anehnya, saat didatangi ke Polda senin lalu untuk menyerahkan bukti pertama, data laporan itu katanya terselip, sehingga kami akan terus mengawal sampai ada penindakan yang jelas,” pungkasnya. (mal/waw)

 

Komentar

News Feed