oleh

Kurang Tenaga Medis, Ini kata Bupati

Kabarmadura.id/Sumenep-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengakui pelayanan kesehatan kepada masyarakat belum maksimal karena kekurangan tenaga medis. Jumlah total tenaga medis berjumlah 3.969 orang yang meliputi dokter, perawat, bidan, tenaga farmasi, nutrisionis yang harus melayani warga Sumenep yang berada di 126 pulau.

Bupati Sumenep, A Busyro Karim menyampaikan, letak geografis yang sangat luas menjadi salah satu faktor yang menyebabkan penyebaran tenaga medis tidak merata.

“Beberapa tantangan kesehatan di Sumenep adalah masih kurang terpenuhinya kebutuhan tenaga medis. Jumlah tersebut tidak seimbang dengan luasnya daerah dan jarak tempuh yang tidak sebentar, bayangkan 126 pulau,” katanya, kemarin.

Kekurangan tenaga medis terutama di pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) di lingkungan kepulauan, seperti kurangnya dokter umum dan dokter spesialis gigi, kulit, dan yang lainnya.

Meskipun demikian Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Timur Kohar Hari Santoso memberikan apresiasi kepada pemkab yang terus menerus mengupayakan pelayanan terbaik untuk masyarakat, sehingga walaupun tenaga medis dan fasilitas serba terbatas berhasil berprestasi di bidang kesehatan.

Menurutnya, daerah yang berjuluk Kota Keris ini dalam rentang waktu 5 tahun terakhir ini sudah berhasil menurunkan angka stunting  sampai 18 persen. Hal itu merupakan capaian kinerja yang cepat ketimbang daerah lain se-Indonesia.

Kohar menambah, melihat kondisi alam yang sangat luas dirinya meminta agar pemerintah tetap bersinergi untuk mewujudkan pelayanan yang lebih prima terhadap kesehatan masyarakat Sumenep.

“Tugas dalam meningkatkan layanan kesehatan tidak pernah selesai, makanya penyadaran terhadap masyarakat harus terus disinergikan, biar tambah meningkatkan kualitas SDM seperti pesan Pak Jokowi,” paparnya. (ara/pai)

Komentar

News Feed