Kurir Tewas di Jalan Raya Diyakini Korban Pembunuhan, Sempat Dinyatakan Laka Lantas

  • Whatsapp
TIDAK TERIMA: Paman dari Ivan Septyawan menyangkal keponakannya tewas karena kecelakaan, karena ada tanda-tanda berupa aksi pembunuhan.

KABARMADURA.ID;BANGKALAN-Tewasnya Ivan Septyawan di Jalan Raya Bilaporah, Socah, Bangkalan, Senin (4/10/2021), belum bisa diterima keluarga korban. Sebab, pernyataan kepolisian menyebut Ivan meninggal karena kecelakaan lalu lintas.

Ivan yang merupakan seorang kurir di salah satu perusahaan jasa pengiriman itu, meninggal dunia mengenaskan bersimbah darah dengan luka sobekan menganga seperti bekas kekerasan senjata tajam di bahu kanan.

Salah satu paman korban, Tosin (53), meyakini keponakannya meninggal bukan karena kecelakaan. Karena luka yang dialaminya cukup dalam dan panjang. Sehingga, jika sobekan karena benturan benda dari kendaraan, dinilai tidak masuk akal. 

“Lukanya ini panjang, dan tidak mungkin karena benda tumpul,” tuturnya.

Menurut kesaksian Tosin, sebelum kejadian Ivan bertugas malam menjaga kantor dan menyiapkan barang yang akan diantar. Saat itu, sekitar pukul 06.00 WIB, Tosin mendapatkan kabar dari tetangganya bahwa Ivan dibacok orang tak dikenal. 

Saat itu Tosin langsung bergegas ke lokasi. Ternyata keponakannya sudah tergeletak di tengah jalan. Kemudian dia dibantu warga sekitar memindahkan tubuh Ivan  ke pinggir jalan.

Di lokasi itu, Tosin melihat seseorang yang ada di tengah kerumunan yang mengalami luka-luka gores di bagian kaki. Tosim curiga orang tersebut mengetahui tentang kronologi meninggalnya Ivan. 

“Saat ditanya, ternyata orang itu bilang kalau korban sempat dipepet mobil. Karena dirinya kaget, jadi ikut terjatuh. Tapi dia mengaku tidak menabrak korban,” kata Tosin sambil memastikan pada seorang lelaki tak dikenal tersebut.

Berdasarkan kesaksian tersebut, keluarga Ivan meyakini bahwa korban bukan meninggal karena laka lantas. Namun ada orang-orang yang berniat buruk pada Ivan. Sehingga, dia berharap kepada pihak kepolisian agar tidak melintir fakta yang sesungguhnya.

 “Saya juga tanya pada kepala ruang visum dan katanya luka itu juga bekas sajam, bukan kecelakaan jalan,” paparnya.

Pasca hasil visum tersebut,  Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino pada  pada Senin (4/10) memberikan keterangan bahwa meninggalnya korban karena senjata tajam. Tetapi temuan itu masih didalami.

Sesaat itu juga, pada Senin malam, salah satu Anggota Dewan Perwakilan Daerah Bangkalan Fadhur Rosi juga memberikan pengumuman melalui kanal facebooknya bahwa meninggalnya Ivan jelas bukan karena pembunuhan, melainkan karena laka lantas biasa. 

“Itu murni karena kecelakaan lalu lintas, bukan karena dibacok atau pembunuhan,” tulisnya.

Namun Rosi juga meminta kepada masyarakat agar juga memantau konferensi pers dari Polres Bangkalan pada Selasa (5/10/2021).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bangkalan AKP Sigit Nursiyo Dwiyugo pada Selasa (5/10/2021) menyampaikan, hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) ada bagian tubuh  korban yang menempel di kendaraan milik pengemudi yang terlibat kecelakaan.

Identitas pengemudi sudah diketahui, berinisial MS, warga Desa Klampis Barat, Kecamatan Klampis. Dia diamankan untuk dimintai keterangan mengenai kronologi hilangnya nyawa Ivan. 

“Kami sudah amankan yang menabrak. Kami cocokkan daging yang menempel di kendaraan dengan darah korban,” kata dia.

Berdasarkan keterangan MS, dia berangkat kerja dari arah selatan menuju ke utara. Pada pukul 06.00 pagi, sedang terjadi hujan. Tiba-tiba muncul kendaraan yang belakangan diketahui dikemudikan Ivan melaju dari utara dan berada di jalur kanan. Motor jenis matic itu nampak sedang mendahului kendaraan di depannya. Akhirnya terjadilah tabrakan. 

Sedangkan luka di tubuh Ivan diduga  karena terseret kendaraan. Selain itu, MS juga mengalami bengkak di bagian tubuhnya. Sehingga sempat agak kesulitan memberi keterangan. 

“Kami akan mintai keterangan lagi nanti, agar bisa mengetahui kronologi yang terjadi di TKP,” tandasnya.

Reporter: Helmi Yahya

Redaktur: Wawan A. Husna

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *