oleh

Kurnia Sandy Bandingkan Kedisplinan di Sampdoria dengan Indonesia

Mengaca Kedisplinan Tim Italia

Kabarmadura.id -Pemain profesional hingga menjadi pelatih di tim profesional. Bahkan, dia sudah pernah menjadi pelatih kiper Tim Nasional Indonesia.

Selain itu, pengalaman Kurnia Sandy tidak hanya bermain di Indonesia. Akan tetapi, dia sudah merasakan kostum Sampdoria selama dua musim, tim sepak bola asal Italia.

Berbekal pengalaman panjang, legenda penjaga gawang Timnas Indonesia di era-90  ini memiliki karakter sangat disiplin. Sebab, saat tergabung dengan skuad Sampdoria pada masanya itu, sudah terdidik disiplin.

Dia mencontohkan, saat akan berlatih rutin, para punggawa Sampdoria sudah hadir dua jam sebelum latihan dimulai.

Kata Kurnia Sandy, kebiasaan tersebut tidak dapat ditemui di persepakbolaan Indonesia. Yang terjadi di Indonesia, paling cepat, pemain akan ke lapangan satu jam sebelum dimulai.

“Yang membedakan itu, kalau mau latihan. Pemain Sampdoria sudah siap di stadion dua jam sebelum kick-off (latihan). Bayangkan, di Indonesia kalau sudah mau latihan baru datang, kadang ada yang masih tergesa-gesa karena telat. Syukur-syukur, di Indonesia itu H-1 jam, kalau ada itu,” ceritanya.

Selama dua jam menuju kick-off latihan, skuad Sampdoria akan mengisi waktu dengan menambah latihan sendiri di lapangan atau melakukan gym. Kondisi tersebut, kata Kurnia Sandy, juga karena fasilitas yang memadai.

“Iya, kami bisa tambah latihan sendiri di lapngan bersama yang lain atau ngobrol, banyak yang bisa kami lakukan dengan tim. Ingat, yang dimaksud ngobrol itu mendiskusikan sepakbola, ada juga yang nge-gym, soalanya fasilitas lengkap,” imbuhnya.

Selain itu, hadirnya ke lokasi latihan dua jam sebelum mulai, Kurnia Sandy menilai, karena  pemain Sampdoria yang hanya fokus terhadap sepakbola.

“Iya di sana itu, kalau sepakbola ya fokus dengan itu, jadi tidak ada yang menghalalkan aktivitas lain yang mengganggu dunia sepakbolanya. Kalau di sini, saya banyak melihat masih sibuk ini, sibuk itu, jadi latihan hanya dijadikan rutintas saja,” pungkasnya. (idy/waw)

Komentar

News Feed