Lakukan Evaluasi Stunting Semester 1, Wabup Pamekasan Tegaskan Butuh Kerja Terpadu

News108 views

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menggelar rapat koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) evaluasi capaian semester I, Kamis (13/7/2023).

Kegiatan tersebut diikuti oleh 100 orang dari perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) dan  21 kepala pusat  kesehatan masyarakat (puskesmas) Pamekasan. 

Banner Iklan Stop Rokok Ilegal

Wakil Bupati Pamekasan RB Fattah Jasin yang membuka secara langsung, setelah sebelum Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Serta Pengendalian Kependudukan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Pamekasan Munapik.

Wakil Bupati Pamekasan RB Fattah Jasin menyampaikan, penekanan angka stunting dari tahun ke tahun semakin menurun, bahkan dari angka 38 persen pada tahun 2021 lalu, pada tahun 2022 berada di di angka 8 persen, oleh karenanya, evaluasi terhadap berbagai kerja terpadu dari lintas sektor dalam terus menekan angka stunting sangat diperlukan, supaya aksi bersama untuk menurunkan angka stunting bisa tercapai.

Baca Juga:  Visi dan Misi Bupati dan Wabup Pamekasan Berpihak untuk Kepentingan Rakyat

“Rapat evaluasi ini harus ada rekomendasi terhadap akselerasi penurunan stunting,” paparnya.

Tokoh yang akrab disapa Gus Acing itu menegaskan, untuk memaksimalkan kerja bersama  lintas sektor diperlukan sekretariat bersama yang bisa memonitor berbagai perkembangan terkini, terlebih dari berbagai aksi inovasi yang dilakukan melalui intervensi sensitif dan intervensi spesifik.

“Jadi keterpaduan ini sangat penting. Artinya jangan setengah-setengah,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala DP3AP2KB Pamekasan Munafik menyampaikan, akselerasi penurunan angka stunting sudah dilakukan dengan berbagai terobosan, mulai dari rembuk stunting, mini lokakarya di 13 kecamatan, audit kasus stunting, kesiapan tim pendamping keluarga, program elektronik siap nikah dan siap hamil (EMISIL). Langkah tersebut bagian dari cara yang dilakukan secara kontinyu dalam menekan angka stunting.

Baca Juga:  Pemkab Pamekasan Targetkan Percepat Perbaikan Objek Wisata sebelum Hari Raya

“Kami yakin penekanan angka stunting terus bisa dicapai,” ujarnya.

Munapik menyampaikan, untuk terus menekan angka diperlukan kolaborasi dari setiap OPD, sebab banyak faktor yang perlu mendapatkan intervensi untuk menekan angka stunting, yang jelas hasil dari evaluasi semester 1 2023 akan menjadi modal dalam melakukan percepatan perbaikan penurunan angka stunting di sisa bulan 2023.

“Harapan dari evaluasi hari ini bisa memberikan rekomendasi yang terbaik untuk akselerasi percepatan angka stunting di Pamekasan,” imbuhnya.

Pewarta: Khoyrul Umam Syarif 

Redaktur: Wawan A. Husna

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *