oleh

Lalui Berbagai Tes, Abdul Aziz Lolos Seleksi Advokat di Surabaya

KABARMADURA.ID, Sampang – Abdul Aziz satu-satunya anggota advokat yang berasal dari Desa Gulbung, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang. Saat ini, namanya sudah tidak asing bagi masyarakat setempat. Hal itu, setelah diresmikan melalui sumpah sebagai anggota advokat di Surabaya pada bulan September 2020 kemarin.

Melalui sumpahnya, Abdul Aziz bersedia memberikan pelayanan yang baik terhadap masyarakat. Baik berupa penanganan kasus perceraian, narkoba bahkan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan kasus lainnya. Tujuan utama setelah menjadi advokat legal bisa membuat acara dan bisa mendampingi masyarakat serta bisa mengadvokasi masyarakat secara resmi.

Bahkan ia menginginkan untuk memberikan edukasi pemahaman terhadap masyarakat. Bahwa jangan sampai takut kepada hukum dan berani kepada hukum. Sebab hukum itu, tidak seperti apa yang dipahami oleh masyarakat. Ia menilai, pemahaman terkait hukum ini penting untuk diberikan kepada masyarakat. Sebab  sebagai kesadaran akan pentingnya hukum.

“Setelah dilantik tujuan utama saya akan memberikan pemahaman yang berkaitan dengan hukum, jadi apapun cara yang mereka lakukan baik familinya atau orang sekitar, bisa ditangani dengan hukum, asalkan benar semuanya akan teratasi, dan hukum ini ibaratkan seni,” ungkapnya, Kamis (22/10/2020).

Selain itu, sebelum disumpah sebagai advokat oleh pengadilan tinggi Surabaya pada bulan September awal tahun 2020, banyak tahapan yang harus dilalui. Seperti menjalani pendidikan profesi advokat selama dua bulan di Uinsa Surabaya. Kemudian ujian profesi yang dijalani selama dua hari, dilaksanakan setelah satu bulan menempuh pendidikan di Uinsa Surabaya.

“Empat tahapan harus dilalui sebelum disumpah, dan itu saya lalui kurang lebih satu tahun setengah, karena nunggu estimasi waktu dan pengumpulan berkas,” imbuhnya.

Selain itu, pemuda yang pernah menjabat sebagai ketua umum Forum Mahasiswa Sampang (Formasa) pada tahun 2016 hingg 2018 itu, mengaku sebelum diresmikan jadi advokat sudah bergabung dengan LPBH NU Sampang. Selama itu bersama rekan-rekanya melakukan advokasi baik yang sifatnya pendampingan pidana atau perdata dan kasus-kasus lainnya.

Sehingga, meski baru diresmikan menjadi advokat sudah banyak kasus-kasus, baik pidana, cerai, maupun kasus perdata lainnya seperti wanprestasi dan hak waris sudah dijalani. Selain itu, Abdul Aziz lulusan S1 Hukum di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura itu sangat menginginkan masyarakat tidak takut pada hukum.

Sehingga jika ada kasus, khususnya soal kekerasan harap disampaikan, guna memberikan keadilan kepada masyarakat. “Alhamdulillah, sudah banyak kasus yang kami tangani, intinya masyarakat jangan takut dan jangan berani, dan kami juga mengutamakan kenyamanan klien,” pungkasnya. (mal/ito/*)

curriculum vitae

Pengalaman organisasi: Ketua OSIS MA Mambaul Ulum (2009-2010),

Sekretaris DKR Kec. Pangarengan (2009-2012),

Pengurus PMII Komisariat  IAIN MADURA (2013-2015),

Pengurus Cabang GP ANSOR Kabupaten Sampang (2018-Sekarang),

Sekretaris PAC GP ANSOR Kecamatan Pangarengan (2018-Sekarang),

Sekretaris Gerakan Mahasiswa & Pemuda Anti Korupsi (GEMPAR),

Wakil sekretaris karang taruna KabupatenSampang (2019-Sekarang),

Ketua karang taruna Kecamatan Pangarengan (2018-Sekarang),

Ketua Umum Forum Mahasiswa Sampang (FORMASA) (2016-2018).

 

Pengalaman Kerja:

1- Lembaga Survey Pemantau Independen Indonesia (LSPII)

2- Ketua PANWASCAM Kecamatan Pangarengan (2017-2019)

3- Advokat POSBAKUM Pengadilan Negeri Sampang (2019-Sekarang) dan Anggota LPBH NU (2018-sekarang).

Komentar

News Feed