oleh

Lambat Dibanding Bantuan Lainnya, Dinsos Akan Realisasikan BST Japes Sekaligus

Kabarmadura.id/Sumenep-Realisasi bantuan sosial tunai (BST) program jaring pengaman sosial (Japes) lebih lambat dibandingkan dengan bantuan sosial lainnya. Namun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep memastikan pencairan dilakukan dalam waktu dekat secara tunai tiga tahap sekaligus.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sumenep, Mohammad Iksan mengakui, bahwa proses pencarian BST Japes lebih lambat dibandingkan bantuan sosial lainnya. Hal itu disebabkan proses verifikasi penerima memakan waktu yang cukup panjang.

Salah satu proses verifikasi yang makan waktu, yakni untuk melakukan validasi, perlu berkoordinasi dengan berbagai pihak. Selain itu, yang menyebabkan terhambat realisasi bantuan tersebut dikarenakan menunggu penerima.

Alasan direalisasikannya bantuan itu tiga tahap sekaligus, karena dikhawatirkan muncul persoalan, yaitu amburadulnya antara yang sudah menerima dan yang masih belum menerima bantuan Covid-19 yang bersumber dari anggaran Pemerintah Sumenep.

“Alhamdulillah SK sudah turun tinggal proses pencariannya saja, paling dalam minggu ini sudah bisa dinikmati oleh penerima,” katanya, Rabu (2/9/2020).

Sementara data yang valid dari 41 ribu yang masuk ke pihaknya, hanya sekitar 25.812 keluarga penerima manfaat (KPM). Jumlah tersebut yang sudah dinyatakan lolos verifikasi. Artinya, pihaknya memastikan tidak akan tumpang tindih dengan bantuan sosial lainnya.

Besaran bantuan BST Japes sebesar Rp200 ribu per penerima. Bantuan tersebut tiga tahap, namun akan diberikan sekaligus sehingga totalnya Rp600 ribu per penerima.

“Bantuan tersebut langsung dibagikan sekaligus, karena periode bantuan bulan Juni, Juli dan Agustus. Dan saat ini proses bantuan tersebut sudah sampai ke Bank BPRS selaku yang menyalurkan bantuan tersebut,” pungkasnya. (ara/ong)

Komentar

News Feed