oleh

Lambat, Pelayanan Pemasangan kWh PLN Sampang Dikeluhkan

KABARMADURA.ID, Sampang -Pelanggan listrik keluhkan pemasangan kilo Watt hour (kWh) meter baru. Keluhan tersebut karena banyak masyarakat yang harus menunggu lebih dari setengah tahun dari pendaftaran pemasangan meteran. Minggu (4/10/20).

Dimas Farid, warga Kecamatan Kedungdung selaku pendaftar mengaku sangat kecewa terkait pelayanan perusahaan listrik negara (PLN) yang ada di wilayah perkotaan Kabupaten Sampang. Sebab, pelayanannya tidak sesuai dengan harapan masyarakat, atau pelanggan yang hendak melakukan pemasangan baru.

“Saya daftar dari bulan Mei, tetapi hingga bulan Oktober tidak dipasangan, sehingga kami ke Kantor PLN ternyata pemasangannya dibatalkan, katanya terhalang Covid-19,” ungkapnya.

Pihaknya mengaku sudah mendaftar bahkan sudah mendapatkan kwitansi, tetapi saat ditujukan ke petugas yang ada di lapangan pihaknya menuturkan diperintahkan uang yang masuk diperintahkan untuk ditarik kembali. Cuma, karena yang melakukan pemasangan atas nama kerabatnya, pihaknya masih harus membuat surat kuasa, agar uang tersebut bisa dikembalikan.

“Saat saya kroscek ternyata disuruh daftar lagi, dan untuk narik uang yang masuk disuruh buat surat kuasa dan KTP pemasang dan buku tabungan. Pelayanan ini sangat memberatkan masyarakat,” imbuhnya.

Dimas menambahkan, kendati demikian pihaknya merasa aneh, terkait pembatalan pemasangan kWh meter baru tersebut, sebab tidak ada konfirmasi apapun dari pihak PLN, padahal uangnya sudah masuk. Selain itu, ia menuturkan, jika tidak dilakukan pengecekan tidak akan tahu uang itu dikembalikan atau tidak.

“Katanya sudah mengirim pemberitahuan, tetapi ke handphone saya tidak masuk, dan untungnya lagi, ini dikroscek, seandainya tidak saya tidak tahu nasib uangnya kemana,” tuturnya.

Sementara itu, petugas PLN Sampang yang tidak disebutkan namanya menuturkan, bahwa pemasangan pada bulan itu memang dibatalkan dan uangnya tidak akan hilang, bahkan untuk pemberitahuan sudah  dikirim melalui nomor seluler pribadinya. Selain itu, saat Kabar Madura mencoba untuk konfirmasi langsung kepada Kepala Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sampang Hardi Iswanto, dihalang oleh petugas yang menjaga pintu masuk.

“Uangnya tidak akan hilang, pelanggan cukup membawa KTP dan buku tabungan untuk di transfer uang yang masuk, dan untuk bisa memasang baru harus mendaftar lagi,” singkatnya (mal/mam).

Komentar

News Feed