Langgar Kedisiplinan, Tiga Siswi MA di Sampang Tidak Diluluskan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/Dok) DISAYANGKAN: Tiga siswi tidak bisa melanjutkan sekolah ke jenjang lebih tinggi akibat tidak diluluskan sekolah.

KABARMADURA.ID, SAMPANG-Sebanyak tiga siswi di salah satu lembaga swasta di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) Sampang tidak diluluskan. Alasannya, tiga siswi Madrasah Aliyah (MA) Tarbiyatul Aulad, Desa Tebanah, Kecamatan Banyuates Sampang itu tidak disiplin.

Ketiga siswi itu berinisial ED, S, dan E. Ketiganya terpaksa tidak diluluskan dari sekolahnya tahun ini. Padahal mereka sudah kelas akhir dan segera melanjutkan ke jenjang perguruan yang lebih tinggi.

Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah (Penma) Kemenag Sampang, Mawardi membenarkan kasus itu. Pihaknya sudah mendapatkan laporan dari pihak sekolah. Termasuk sempat mengevaluasi sekolah itu. Dikatakan bahwa masalah itu dipicu oleh sikap siswi yang tidak disiplin.

“Tiga siswi itu dianggap tidak disiplin sebagai siswa di lembaga pendidikan. Beberapa kali disinyalir melanggar aturan sekolah. Sehingga pihak sekolah memberikan kebijakan tidak meluluskan,” kata Mawardi.

Ditegaskan bahwa tiga siswi itu sudah sering dibina. Bahkan orang tuanya sering dipanggil ke sekolah. Mereka berjanji tidak akan mengulanginya. Tapi siswi itu terus mengulanginya.

“Jika mereka diluluskan, khawatir sikapnya semakin menjadi-jadi. Sehingga mereka belum diluluskan oleh sekolah,” katanya.

Mawardi menguraikan, dalam penilaian sekolah ada tiga poin. Yakni kemampuan atau kepintaran, sikap dan keterampilan. Sikap ketiga siswi tersebut diduga mempengaruhi penilaian.

Sebelumnya, Kepala MA Aliyah Tarbiyatul, Aulad Fahrur Rozi mengatakan, sekolah tidak meluluskan siswa tersebut karena banyak aturan sekolah yang dilanggar. Sehingga pihaknya memutuskan tidak meluluskan tersebut.

“Terutama soal kedisiplinan dan sikap. Keaktifan yang kurang dijaga. Bahkan, sekolah sudah pernah memanggil wali murid, namun tidak ada perkembangan,” pungkasnya. (man/waw)

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *