oleh

Lanjutan Proyek Pembangunan Dipasrahkan ke BBWS Brantas

KABARMADURA.ID, SUMENEP – Rencana kelanjutan proyek pembangunan dua embung Kecamatan Pasongsongan dan Kepulauan Arjasa diajukan kembali oleh Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Sumenep. Pengajuan kembali itu dilakukan karena anggaran sebelumnya hanya untuk pembebasan lahan.

Kepala Bidang (Kabid) Waduk, Sungai, dan Pantai, Dinas PU SDA Sumenep Noer Lisal Ambiyah menyampaikan, pembangunan dua embung itu sejatinya untuk memberikan solusi terkait daerah yang yang rawan dilanda kekeringan.Namun khusus di Pasongsongan diajukan sekitar Rp17 miliar ke Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas. Kemungkinan tahun ini pengerjaanya sudah bisa dilanjutkan.

“Sifatnya kami mengajukan ke BBWS Brantas, sehingga untuk di Pasongsongan teknisnya bukan di kami. Itu yang bertanggung jawab soalnya” paparnya.

Jika pihaknya tidak dilibatkan, lanjut dia,maka hanya menunggu hasilnya, yang mungkin selesai tahun ini. Tapi untuk di kepulauan masih proses pembebasan lahan.

“Dua embung kan, satunya di Arjasa,” paparnya.

Lisal menuturkan, yang menjadi penghambat terhadap pembangunan embung itu, yakni tahapan proses pengukuran lahan yang akan dibangun embung. Sebab masyarakat pemilik tanah, masih terkesan ragu-ragu terhadap sepetak tanahnya untuk diukur dan dibangun embung.

Terkhusus di wilayah kepulauan, yakni di Kecamatan Arjasa, proses pengukuran lahan sudah tuntas, tinggal menunggu penentuan peta lokasi dari pemerintah Jawa Timur. Termasuk persyaratan yang harus tercantum juga sudah dirampungkan.

“Selama ini, pemberkasan terkait legalitas tanah tidak kunjung rampung. Terkadang kami harus jemput bola untuk meminta persyaratan-persyaratan yang dibutuhkan, padahal, semua itu untuk kebutuhan masyarakat,” paparnya.

Sekadar diketahui proyek embung itu direncanakan sekitar 2,5 hektar untuk Pasongsongan, dan 10 hektar di Arjasa. Pengerjaan sepenuhnya akan dipasrahkan kepada BBWS.

“Bukan dari APBD  tetapi bersumber dari APBN, kalau di Montornah kemungkinan tahun ini” pungkasnya. (ara/mam)

Komentar

News Feed