oleh

Lapangan SGMRP Tidak Jadi Rusak?

Kabarmadura.id/PAMEKASAN–Kekhawatiran sejumlah kelompok suporter sepak bola soal kerusakan lapangan di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan, ditepis Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Pamekasan. Pasalnya, seteleah diperiksa ke lokasi, diklaim, petugas dari Dispora  Pamekasan tidak menemukan kerusakan.

Seperti yang diketahui, usai istighosah kubro yang dihelat di SGMRP Pamekasan pada 19 Maret lalu, muncul perbincangan hangat dari kalangan suporter sepak bola Madura. Topiknya mengenai kekhawatiran rusaknya lapangan, karena beredar foto di media sosial, banyak kendaraan roda empat yang masuk area lapangan.

Kepala Dispora Pamekasan Mohammad mengatakan, kerusakan SGMRP seusai kunjungan Calon Wakil Presiden Ma’ruf Amin, tidak ada yang parah. Pihaknya hanya memperbaiki sewajarnya, bahkan tidak ada perubahan dengan kegiatan perawatan sehari-hari.

Dijelaskan, saat ini sudah ada dana perawatan rutin yang diambil dari alokasi perawatan dari anggaran pendapatan asli daerah (APBD) tahun anggaran (TA) 2019, senilai Rp850 juta untuk satu tahun. Dana perawatan itu diperuntukkan biaya solar, gaji karyawan, biaya beli pupuk, serta peralatan lainnya.

“Yang namanya rumput diinjak injak itu memang hal yang biasa. Bisa cek sendiri ke lapangan,” katanya, (26/3).

Dijelaskankan, dana senilai itu masih dirasa kurang, sebab, sejatinya stadion butuh perawatan yang sangat maksimal dan memadai. Dengan sering dirawatnya stadion tersebut, membuat pemain sepak bola akan lebih nyaman ketika melakukan latihan maupun dalam pertandingan.

“Dengan perawatan yang bagus, maka setiap kesebelasan yang bermain di stadion (entah sebagai pemilik maupun penyewa) akan mendapatkan kenikmatan tersendiri bahkan ada respon positif dari tamu ataupun lawan,” ucapnya, Senin (25/3)

Hal senada disampaikan Kabid Sarana Dan Prasarana Stadion Dispora Pamekasan Ahmad Fauzi, menurutnya, jika berbicara parahnya kerusakan di stadion, tidak ada. Hanya saja, memang ada beberapa pembenahan.

“Seharusnya bisa dicek di lapangan dulu, sekarang rusak apa tidak,” bebernya.

Sebelumnya, Ketua komisi IV DPRD Pamekasan Muhammad Sahur, jika dirunut dari awal, berdirinya stadion tersebut juga untuk menyediakan lahan pekerjaan baru untuk masyarakat sekitar, apalagi jika stadion sering digunakan bukan hanya untuk pertandingan sepak bola.

Pada eksekusinya, penggunaan stadion untuk acara lain selain acara olahraga memang dapat meningkatkan keuntungan finansial bagi pemilik stadion. Biaya itu dapat digunakan untuk biaya perawatan yang memang tidak murah.

“Selain masalah finansial, berfungsinya stadion untuk acara lain dapat menjadi bagian penting dalam kontribusi stadion untuk komunitas dan lingkungan sekitar,” ujar politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu. (km45/waw)

Komentar

News Feed