Lapas Kecolongan, Dua Napi Kabur

  • Whatsapp

Kabarmadura.id/SUMENEP-Lapas Kelas II B kecolongan dalam mengamankan nara pidana (napi). Terbukti, kedua napi yakni Matrawi (37), warga Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih, Sumenep dan Abd. Baidi (32), warga Banaresep Barat, Kecamatan Lenteng, Sumenep kabur.
Kepala Rutan Klas II B Sumenep, Beni Hidayat menjelaskan, dua penghuni Rutan Klas II B, yakni saudara Matrawi sudah dalam kondisi diborgol dua, kaki dirantai dan pintu dikunci, begitu pun Abd. Baidi.

“Kedua napi tersebut kabur sekitar jam 04.02 WIB,” katanya, Senin (30/9).

Dijelaskan, kedua napi tersebut sebelumnya sudah kabur pada bulan Februari kemudian berhasil ditangkap pada bulan Juni. Keduanya ditempatkan di sel isolasi dan haknya dicabut dan diborgol tangannya. Namun, bulan September lagi-lagi kabur dari lapas.
“Saat ini masih tahap pencarian,” ujarnya.

Ditambahkan, pihaknya akan mencari informasi penyebab kaburnya kedua napi tersebut, apakah ada pihak lain yang membuat napi kabur atau memang dengan sendirinya.

Ia menjelaskan, Matrawi (37) terpidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), UU Nomor 23 Tahun 2004 Tentang KDRT dan Abd. Baidi (32), warga Banaresep Barat, Kecamatan Lenteng, Sumenep, tersangkut kasus sabu, melanggar UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

“Kami akan terus mengawal serta akan bekerja sama dengan Polres Sumenep untuk menuntaskan hal tersebut,” tukasnya.

Anggota DPRD Kabupaten Sumenep M Ramzi meminta pihak lapas lebih memperhatikan kembali sistem keamanan, sehingga tidak ada lagi napi yang kabur di kemudian hari.
“Kami berharap, semua kasus napi harus disanksi tegas,” pungkasnya. (imd/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *