Launching Kegiatan Jatim Bermasker, Bupati Pamekasan Tidak Henti Mengedukasi Masyarakat

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IST) MASIF: Bupati Pamekasan Baddrut Tamam,Kapolres Pamekasan AKB Djoko Lestari, Dandim 0826 Pamekasan Inf Letkol Tejo Baskoro saat memukul kentongan sebagai penanda launching kegiatan Jatim Bermasker di Pamekasan.

Kabarmadura.id/PAMEKASAN-Bupati Pamekasan Baddrut Tamam melaunching program Jatim Bermasker di Kampung Tangguh, tepatnya di Desa Durbuk, Pademawu, Pamekasan.Desa Durbuk sebagai desa yang terpilih dari 178 desa di Pamekasan yang diarahkan menerapkan gerakan bermasker.

Kegiatan yang dilakukan secara serentak se-Jawa Timur itu, dilaksanakan secara daring menggunakan aplikasi zoom meeting, sehingga setiap kabupaten dan kota bisa ikut andil secara bersama.

Bacaan Lainnya

Launching tersebut ditandai dengan pemukulan kentongan oleh Bupati Pamekasan Baddrut Tamam bersama Kapolres Pamekasan AKB Djoko Lestari, Dandim 0826 Pamekasan Inf Letkol Tejo Baskoro. Kegiatan itu disaksikan ratusan masyarakat setempat yang sebelumnya telah diberikan masker.

Menurut Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, launching Kampung Tangguh Bermasker itu sebagai wujud antisipasi dalam memutus penyebaran Covid-19.Orientasi Jatim bermasker itu juga untuk mengedukasi masyarkat akan pentingnya masker.

“Masker melindungiku dan melindungimu,” ungkapnya Bupati Pamekasan Baddrut Tamamsaat memberikan sambutan di hadapan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Pamekasan.

Selain memakai masker, masyarakat juga ditekankan untuk tetap menjaga kesehatan, mencuci tangan, dan senantiasa menjaga jarakagar terhindar dari Covid-19.

“Dari awal kami siap, sudah membagi masker, mulai dari pasar, pesantren dan tempat umum lainnya, gerakan ini digenjot lagi oleh Jatim, dan kami akan mendukung ini untuk terus menjadikan masker dalam rangka melindungi keluarga kita,”pungkasnya.

Sementara itu, Kapolres Pamekasan AKBP Djoko Lestari menyampaikan, dalam memutus mata rantai Covid-19, semua pihak harus terus diedukasi. Sebab, dalam pelaksanaannya perlu kedisiplinan yang harus ditanamkan.

“Semua pakai masker, 90 persen mudah-mudahan terhindar dari penyebaran Covid-19, sehingga hari ini secara serempak se- Jatim melakasnakan wajib bermasker,”tukasnya.

Dalam kegiatan itu, turut hadi Sekeretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pamekasan Totok Hartono, dan beberapa pimpunan organisasi pemerintahan daerah (OPD) lainya, Forkompimka Pademawu, dan seluruh jajaran pemerintah Desa Durbuk. (rul/waw/*)   

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *