Layanan Air Bersih Terpusat di Kota, Legislator Pamekasan Tagih Janji Perluasan Layanan Perumdam

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ALI WAFA) DIKELUHKAN: Embung di Desa Samiran seluas 3 hektar akan dibeton menggunakan APBN sebesar Rp15 miliar.

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Jaya dapat bernafas lega setelah usulan modal dasar sebesar Rp195 miliar diterima oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan. Kini, perusahaan pelat merah itu berencana menyelesaikan pembetonan embung samiran.

Direktur Utama (Dirut) Perumdam Tirta Jaya Agoes Bachtiar mengatakan, embung samiran seluas 3 hektar akan dibeton. Kegiatan itu diperkirakan akan menghabiskan dana Rp15 miliar. Dana tersebut bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Namun dia belum bisa memastikan kapan proyek tersebut akan dilelang.

Bacaan Lainnya

“Jadi itu aka dibeton. Nanti bagus di sana, bisa difungsikan untuk rekreasi juga,” ucapnya.

Namun rencana itu tidak mendapat respon baik anggota Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Pamekasan Ali Masykur. Sebab menurutnya, Perumdam Tirta Jaya selama ini hanya konsentrasi pada pelayanan di daerah perkotaan. Sementara masyarakat Pamekasan di wilayah tengah dan utara sangat membutuhkan layanan air bersih.

Bahkan dia menagih janjir direktur Perumdam Tirta Jaya untuk membangun embung di Desa Bangserreh dan Desa Blaban, Kecamatan Batumarmar. Menurutnya, pada tahun 2016 direktur PDAM pernah berjanji akan membangun embung. Namun sampai saat ini janji itu tidak kunjung terealisasi.

Karena itu pula, dia mengungkapkan, pemintaan modal dasar yang diajukan Perumdam Tirta Jaya mendapat banyak penolakan dari kalangan legislatif. Sebab kendati telah menghabiskan banyak anggaran, pelayanan Perumdam Tirta Jaya tidak kunjung ditingkatkan, bahkan kerap mendapat keluhan dari pelanggannya.

“Menurut saya PDAM itu tidak layak disebut BUMD Pamekasan. Karena layanannya hanya lingkup Pamekasan bagian selatan,” ujarnya.

Reporter: Ali Wafa

Redaktur: Wawan A. Husna

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *