Layanan Darurat 112 Sumenep Gratis dan Bisa Dihubungi Tanpa Sinyal

  • Whatsapp
(FOTO: KM/SYAHID MUJTAHIDY) LAYANAN CEPAT: Call Center 112 yang diluncurkan Pemkab Sumenep memiliki keunggulan yang sama dangan call center darurat penting, bisa dihubungi tanpa sinyal.

KABARMADURA.ID, SUMENEP – Salah satu implementasi tagline ” Bismilah Melayani” dari kepemimpinan Achmad Fauzi-Dewi Khalifah di Sumenep, ialah program Call Center yang diluncurkan bertepatan dengan momentum Hari Kemerdekaan Indonesia, Selasa (17/8/2021).

Program tersebut bertujuan mempermudah dan mempercepat laporan atau aduan dari masyarakat kepada pemerintah dalam mengatasi masalah darurat di semua bidang, seperti bencana alam, penyebaran penyakit, kriminal dan sebagainya.

Warga Kota Keris itu bisa langsung menghubungi layanan Call Center 112 untuk melaporkan kejadian genting di daerahnya, agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep cepat dan tanggap untuk mengatasinya.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi memastikan, layanan itu tidak sebatas mempercepat aduan serta mempercepat penanganan, melainkan bisa dinikmati seluruh masyarakat di kabupaten paling ujung timur Pulau Madura ini.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) ini juga menegaskan, Call Center 112 bisa dihubungi walaupun tanpa pulsa, bahkan, meskipun tiada jaringan seperti naik pesawat, sedang berada di tengah laut, daerah yang sulit jaringan, hingga zona kacau sinyal.

Fauzi mencontohkan, jika terjadi kecelakaan laut, baik menimpa nelayan ataupun penumpang dan petugas transportasi laut, bisa mengadukan atau melaporkan kejadian darurat di laut. Lalu tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) yang tengah berada di Pos Search and Rescue (SAR) bisa bergerak cepat melakukan penyelamatan.

Begitu juga dengan petani yang tengah berada di pegunungan atau lahan yang sulit sinyal, tetap bisa melakukan aduan dari lokasi, ketika terjadi sesuatu yang butuh pertolongan cepat.

“Tagline-nya saja Bismillah Melayani. Jadi, salah satun implementasinya Call Center 112. Layanan ini gratis. Walaupun HP (handphone) kita mati, tetap bisa menelpon. Tujuannya, kami melayani masyarakat saat keadaan darurat,” ujarnya kepada Kabar Madura.

Ditegaskan pula, layanan gratis itu bisa membantu menekan pengeluaran warganya. Sehingga pertumbuhan ekonomi di Sumenep bisa terus meningkat. (idy/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *