Layangkan SP Dua Kali, Proyek SIHT Pamekasan Tidak Sesuai Kontrak Kerja

News67 views

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN- Sedikitnya dua surat peringatan (SP) dilayangkan ke pihak ketiga atau pemenang proyek Sentra Industri Hasil Tembakau (SIHT). SP diberikan lantaran jadwal yang tertera dalam kontrak kerja tidak sesuai. Seharusnya tertanggal 30 November progres pekerjaan harus 80 persen. Namun fakta di lapangan capaiannya masih 60 persen.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan Basri Yulianto melalui Kepala Bidang (Kabid) Perindustrian Khoirul Qomar mengatakan, evaluasi pembangunan SIHT dilakukan setiap dua minggu sekali. Hanya saja, untuk capaiannya masih terhitung kurang sesuai dengan target yang sudah ditentukan.

Baca Juga:  Layanan Optimal Museum Mandilaras Pamekasan Terganjal Kapasitas Ruangan

“Kalau secara program minus, cuma kenapa minus pekerjaan itu, dikerjakan di Lumajang, nanti ketika di Pamekasan tinggal pasang,” ujarnya kepada Kabar Maduara, Kamis (30/11/2023)

Menurutnya, pekerjaan yang berada di Desa Gugul Kecamatan Tlanakan Pamekasan itu sudah mendapat peringatan.  Sebab disaat proses pembuktian pekerjaan  belum sesuai dengan ketentuan kontrak pekerjaan.  Meski demikian, untuk memastikan proses pembangunan bisa selesai di tahun ini,  sudah mengecek langsung tahapan pekerjaan yang berlokasi di Lumajang.

“Kami juga mendapatkan pendampingan dari Inspektorat Pamekasan, DPRKP Pamekasan, dan kami juga mendapatkan pendampingan proyek strategis dari kejaksaan,” ucapnya.

Baca Juga:  Dana JUT di Pamekasan Menyusut, Imbas Berkurangnya DBHCHT

Untuk diketahui, pembangunan SIHT  dianggarkan Rp6.513.175.193. Sedangkan hasil tender Rp5.073.536.000.  Sedikitnya terdapat tujuh pekerjaan. Meliputi, pekerjaan bangunan gedung produksi, bangunan gedung pelayanan, pos jaga, main gate, saluran, pekerjaan jalan rigid dan instalasi air bersih.

Terpisah, Zainal dari CV  Guna Karya menyampaikan, keterlambatan  pekerjaan  sejauh ini tidak ada kendala.  Tapi yang memakan waktu pada tahap fabrikasi dari pekerjaan konstruksi. “Sekarang terlewati semua, ini dalam bebehari lagi ketika pemasangan pabrikasi ini slesai, maka progressnya bertambah 25 persen” singkatnya

Pewarta: Khoyrul Umam Syarif

Redaktur: Totok Iswanto

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *