oleh

Lebih Dekat dengan Kapolres Pamekasan AKBP Djoko Lestari

Jadikan Silaturrahim, Sambang dan Safari Jum’at Wujudkan Pengabdian

Kabarmadura.id/Pamekasan-Memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat meliputi aspek security, surety, safety dan peace adalah visi dari Djoko Lestari sebagai Kapolres Pamekasan.

ALI WAFA, PAMEKASAN

Pria kelahiran Rembang 04 Desember 1975 itu, memiliki dedikasi yang luar biasa untuk negeri. Saat ini pria yang lulus seleksi sespimmen tahun angkatan 2016 itu, saat ini dipercaya menjadi pimpinan tertinggi di Kepolisian Resor (Polres) Pamekasan.

Menerima jabatan sebagai Kapolres tidak diraih secara instan. Banyak proses rumit dan melelahkan yang harus dijalaninya. Pria berusia 44 tahun tersebut sebelumnya menjabat Kasubdit IV Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimus) Polda Bengkulu. Selama di Bengkulu dia belajar banyak hal hingga kemampuannya beradaptasi dengan semua pihak begitu terlatih.

Tidak selesai disitu, Djoko kemudian kembali mendapat amanah sebagai Pamen Polda Bengkulu dalam rangka Dik Sespimmen pada tahun 2018. Lalu kemudian pada tahun 2019 Djoko bertugas sebagai Kasubdit II/Tipid Harda Bangtah Ditreskrimum Polda Jatim, hingga akhirnya Djoko mendapat amanah besar untuk memimpin Polres Pamekasan.

Djoko merupakan alumni Akademi Kepolsian (Akpol) pada tahun 1998. Jauh sebelumnya, dia terlahir sebagai anak yang disiplin dan memiliki komitmen yang kuat. Selama di bangku sekolah, Djoko berprinsip tidak mau menyia-menyiakan waktu. Karena dia sadar, jika dia menyia-nyiakan waktu, maka dia akan disia-disiakan oleh kesempatan.

“Waktu itu tajam, jika kita disiplin dengannya kita bisa tergores oleh waktu. Maka jangan sia-siakan waktu,” ujarnya, Kamis (23/7/2020).

Djoko kecil merupakan pribadi yang tekun belajar dan tidak pernah mau kalah dengan teman kelasnya. Prestasi gemilang biasa dia dapatkan semenjak dia di bangku sekolah dasar. Prestasinya mampu dipertahankan hingga ke sekolah menengah atas. Hingga kemudian dia memiliki mimpi untuk menjadi seorang polisi.

Keinginannya menjadi seorang polisi mendapat respon positif dari keluarganya. Keluarganya mendukung penuh mimpi Djoko untuk menjadi abdi negara yang bertugas menjaga kedaulatan negara kesatuan republik indonesia (NKRI). Yang membuatnya ingin menjadi polisi tidak lain karena kepeduliannya terhadap tanah tumpah darah.

Sejak menjadi Kapolres Pamekasan, sejumlah gagasan besar dia siapkan untuk membantu membangun Kabupaten Pameaksan lebih maju. Gagasan-gagasan besarnya dituangkan dalam sebuah visi dan misi yang berslogan BUS KOTA yaitu Bermanfaat Untuk Sesama Komunikatif dan Tanggap.

Djoko menerapkan visi dan misi itu dengan prinsip 3S, yaitu Silaturrahim, Sambang dan Safari Jum’at. Dengan begitu program Bus Kota diharapkan mampu berjalan maksimal. Sementara program BUS KOTA ini diluncurkan untuk mempermudah pelayanan Polres Pamekasan bagi masyarakat, serta untuk mendekatkan diri dengan masyarakat.

“Tidak lain kami ingin mengabdi dan berusaha memberikan yang terbaik untuk masyarakat Pamekaasan,” pungkasnya. (pin)

 

 

Komentar

News Feed