oleh

Legislatif Akan Panggil KCM Soal Izin Bioskop

Kabarmadura.id/Pamekasan-Dalam waktu dekat Kabupaten Pamekasan akan memiliki gedung bioskop. Gedung yang diberi nama Kota Cinema Mall (KCM) itu, direncanakan akan diresmikan pada akhir Februari mendatang. Sayang, perizinan gedung bioskop menjadi polemik.

Pro Kontra terkait keberadaan gedung bioskop di Kota Gerbang Salam ini, tidak dapat terelakkan. Meski tidak sedikit warga yang menantikan peresmian gedung bioskop itu, akan tetapi gelombang penolakan dari berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan.

Menyikapi polemik itu, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan Harun Suyitno mengatakan, pihaknya tidak pernah menutup pintu investasi kepada para investor yang hendak membuka usaha di wilayahnya.

Akan tetapi, pihaknya juga harus memastikan agar investasi yang dibangun di Pamekasan tidak menimbulkan konflik, baik konflik vertikal maupun konflik horizontal. Untuk memastikan hal itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan sejumlah elemen masyarakat,  bahkan jika perlu pihaknya akan memanggil pemilik KCM, agar polemik yang muncul bisa diselesaikan dengan baik.

“Kami tidak pernah menutup pintu investasi, tapi harus memastikan di dalamnya tidak terjadi konflik,” terangnya, Rabu (12/2/2020).

Mengenai pro kontra masyarakat, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengatakan, bahwa sebenarnya dalam proses berdirinya gedung bioskop di Kabupaten Pamekasan, bergantung pada bagaimana menjalin komunikasi, serta pengurusan izin.

“Sebenarnya bukan soal keberatan atau tidak, tapi bagaimana prosesnya dilakukan dengan benar atau tidak, karena dulu di Pamekasan sempat ada bioskop, tapi tak ada masalah yang mendasar, selama prosedurnya benar kami akan selalu welcome,” jelasnya.

Lebih lanjut, Harun belum bisa memastikan apakah ada masalah dalam proses administrasi perizinan atau tidak. Akan tetapi, dirinya mengklaim sudah mengantongi data terkait pembangunan gedung bioskop KCM itu.

“Semua data sudah ada di kami, tinggal nanti disinkronkan, kami harap pihak-pihak terkait bersedia untuk kami panggil nantinya,” harapnya. (km53/pin)

 

Komentar

News Feed