oleh

Legislatif Ancam Pelaku Pengkondisian Pembelanjaan BOP

KABARMADURA.ID, Bangkalan -Adanya dugaan pengkondisian realisasi Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tahun anggaran 2020, memantik reaksi anggota legislatif Bangkalan.

Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan Subaidi mengancam akan melaporkan hal tersebut ke pihak berwenang. Sebab, dia sudah mendengar hal itu lebih dari sekali.

“Kami atas nama anggota Komisi D DPRD Bangkalan akan merekomendasikan ke inspektorat untuk melakukan pemeriksaan internal terhadap kabid (kepala bidang) atau yang bertanggung jawab terhadap TK atau PAUD, jika hal tersebut terbukti benar,” tegasnya.

Sebelumnya, pihaknya mendengar hal itu dan telah melakukan pemanggilan. Namun, dugaan itu kembali mencuat. Sebab, dinas tidak boleh mengkondisikan dan mengatur-atur terkait dengan CV atau perusahaan yang melaksanakan pengadaan yang anggarannya dari BOP PAUD.

Jika ada informasi yang benar dan ada faktanya bahwa dinas melakukan pengondisian, maka pihaknya akan memanggil Dinas Pendidikan (Disdik) Bangkalan dan memberi teguran.

“Yang masuk informasi pengkondisian ini sebelumnya juga ada. Sudah kami panggil, waktu itu alasannya hanya merekomendasikan,” terangnya.

Dia juga meminta, jangan dijadikan alasan dalam bentuk apapun, meski hanya merekomendasikan atau membantu realisasi BOP bagi PAUD. Saat ini dia sedang menunggu pengaduan resmi dari pihak sekolah. Dengan begitu, pihaknya akan melaporkan pada aparat penegak hukum (APH).

“Biar disdik ini tidak selalu mengelak ketika kami minta konfirmasi,” tukasnya.

Sementara itu, Kabid PAUD dan Pendidikan Non Formal (PNF) Disdik Bangkalan, Sulistiawati enggan merespon saat pihak Kabar Madura melakukan konfirmasi via seluler. Diketahui, BOP sebesar Rp600.000 per siswa dalam satu tahun untuk meringankan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan. (ina/waw)

 

 

Komentar

News Feed