Legislatif Bangkalan Desak Verval DTKS

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FA'IN NADOFATUL M.) SEPI: Pegawai Dinsos Bangkalan keluar dari kantor untuk pulang.

KABARMADURA.ID, Bangkalan – Data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) diminta untuk segera dilakukan verifikasi dan validasi (verval) ulang. Verval itu dilakukan karena masih sebagian data yang dinilai kurang valid, bahkan sebagian nama ada yang tumpang tindih.

Kepala  Dinas Sosial (Dinsos) Bangkalan Wibagio mengatakan, memprediksi akan ada penambahan data di DTKS pasca wabah Covid-19. Prediksi penambahan masyarakat yang masuk DTKS karena perekonomian yang tidak stabil.Bahkan penambahan data ini secara nasional, dia menyampaikan hampir 40 persen.

Bacaan Lainnya

“Kemungkinan akan bertambah karena banyak usaha masyarakat pendapatannya menurun,” ujarnya.

Dia menjelaskan, saat ini masih tahap proses sosialisasi verval DTKS di setiap kecamatan. Sehingga, masing-masing desa sudah bisa melakukan verval secara offline. Setelah itu, lanjutnya, bisa melanjutkan verval melalui online. Vervalnya sendiri dalam satu tahun dilakukan dua kali. Verval kali ini merupakan verifikasi yang kedua.

Lelaki asal Nganjuk itu menerangkan, jika desa tidak melakukan verval atau verifikasinya lambat. Katanya, akan berdampak pada transfer dana desa (DD) dari pemerintah pusat ke desa. Untuk itu dia meminta kepada kepala desa untuk segera melakukan verval.

“Dari data DTKS sebelumnya yakni secara keseluruhan 138 ribu, yang sudah verval hanya separuhnya,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan Nur Hasan mengaku, akan memanggil dinas terkait untuk menanyakan kegiatan verval. Katanya, pemanggilan itu untuk memastikan verval apa sudah tuntas atau masih sebagian.

“Vervalnya tidak boleh sampai tidak valid dan tahun ini datanya harus diperbarui dan bagus,” pungkasnya. (ina/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *