Legislatif Belum Terima Rincian Pembelanjaan Alkes

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FATHOR RAHMAN) TERTUTUP: Dinkes Sampang belum membuka kepada publik terkait rincian pembelanjaan alkes penanganan Covid-19.

KABARMADURA.ID, SAMPANG-Pemangkasan dana refocusing di Sampang terjadi hingga tiga tahap. Namun, hingga saat ini Pemkab Sampang belum membuka kepada publik terkait  penggunaan dana Covid-19. Khususnya terkait belanja alat kesehatan (alkes).

Kepala Dinkes dan KB Sampang Agus Mulyadi belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai hal tersebut. Bahkan, pihaknya memilih tidak berkomentar saat berusaha ditemui ke meja kerjanya oleh Kabar Madura.. Alasannya, masih sedang melaksanakan kegiatan di luar kantor.

Bacaan Lainnya

Anggota Komisi IV DPRD Sampang, Moh. Iqbal Fathoni juga mengungkapkan, untuk pembelanjaan alkes tidak secara rinci. Sampai saat ini, legislatif belum menerima rincian pembelanjaan tersebut.

“Kalau tahun 2022 mungkin ada transparansi berbeda. Tahun ini di RSUD selama dipimpin Titin Hamidah tidak ada transparansi. Sehingga kami pun tidak mengetahui anggaran pasti untuk belanja alkes,” ucapnya.

Dia mengungkapkan, belanja alkes sempat dianggarkan sebesar Rp5 miliar di RSUD dr. Moh Zyn, saat masih dipimpin Titin Hamidah. Namun menurutnya, tidak ada rincian dibelanjakan apa saja.

“Kami belum dipanggil lagi untuk membahas anggaran alkes. Dulu sempat bertemu saat pimpinan RSUD dr. Moh Zyn yang lama.

Terpisah, Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Sampang Yuliadi Setiawan membenarkan ada alokasi khusus soal belanja alkes. Hanya saja pihaknya mengaku tidak mengetahui rincian pembelanjaan.

“Alokasi untuk alkes dan perlengkapan medis sudah pasti ada di alokasi anggaran dana Covid-19. Namun rinciannya saya tidak memahami secara pasti. Karena melekat pada masing – masing lembaga. Baik Dinkes dan rumah sakit, ” katanya. (man/maf)

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *