oleh

Legislatif Desak BPKAD  Sumenep Gelar Lelang Kendaraan Pelat Merah

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Proses lelang kendaraan motor pelat merah di Sumenep dinilai sangat lamban. Meski proses pengajuan tahun 2020, namun sampai saat ini lelang kendaraan pelat merah tak kunjung ada kejelasan. Kondisi itu membuat legislatif mendesak agar keberadaan kendaraan roda dua maupun empat segera dilakukan pelelangan.

Kepala Badan Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Sumenep Rudi Yuyianto melalui Kepala Bidang (Kabid) Aset Imam Hidayat mengatakan, kendaraan pelat merah yang diajukan tahun 2020 lalu, saat ini masih 12 kendaraan yang dilelang.

“Jumlah kendaraan yang tidak terlelang masih banyak. Sekitar hampir 90 ke 100 kendaraan pelat merah yang masih tidak terlelang,” katanya, Senin (22/2/2021)

Dia mengatakan, cepat atau lambatnya pelelangan disesuaikan dengan pengajuan dari organisasi perangkat daerah (OPD). Alasan lain karena pengajuan pelelangan dibatasi sebanyak 25 hingga 27 kendaraan.

“Jadi, masih banyak kendaraan pelat merah yang tidak terlelang,”ucapnya.

Mengenai harga lelang, jika mengacu pada tahun sebelumnya senilai Rp300-400 ribu per unit. dan untuk mobil Senilai Rp3-35 juta per unit. Kendaraan pelat merah itu pun masih dipilah-pilah. Terkadang diterima atau tidak diterima.

“Tergantung kualitas kendaraannya,” singkatnya.

Diketahui sebelumnya, pada tahun 2018 hingga 2019 pemkab sudah melelang sebanyak 50 Unit Kendaraan roda 4 dan roda 2. Kendaraan yang hendak akan dilelang saat ini ada di OPD masing -masing.

“Kami juga masih sibuk terus menerus mengurus lelang. Bukan hanya lelang kendaraan yang diprioritaskan. Termasuk sertifikat tanah kami urusi,” ujar dia.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Sumenep Nurus Salam mengatakan, pelelangan aset daerah perlu gerak cepat. Sebab, jika tidak dilakukan akan mubazir. BPPKAD tidak menunggu dari OPD untuk melelang kendaraan. Tetapi jemput bola itu penting.

“Jika hanya menunggu dan tidak melakukan terobosan baru. Maka akan salah fatal,” tegas dia.

Pria yang akrab disapa Uyuk itu menyayangkan dengan tidak terurusnya kendaran-kendaraan pelat merah itu. Padahal, sudah banyak yang rusak serta tidak layak pakai.

“Dengan kondisi saat ini, masak OPD diam saja,”pungkasnya. (imd/mam)

Komentar

News Feed