oleh

Legislatif Disuguhi Hidangan, Sidak DPRD Bangkalan Nihil Temuan

KABARMADURA.ID, Bangkalan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangkalan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syarifah Ambami Rato Ebu (Syamrabu). Akan tetapi jadwal sidak tersebut diduga bocor.  Hal tersebut diperkuat ketika rombongan dewan langsung digiring untuk memasuki ruangan lantai dua yang sudah disediakan hidangan dan minuman.

Kecurigaan publik bahwa sidak itu bocor, yakni diperkuat ketika waktu sidak molor. Hal itu berdasarkan jadwal awal sidak direncanakan  dijadwalkan pukul 09.00 pagi, namun rombongan diduga sengaja memolorkan waktu agar pihak rumah sakit mempersiapkan segala hal agar dalam sidak itu  tidak ada temuan maupun kasus yang selama ini menjadi keluhan pasien.

Namun dugaan bocornya jadwal sidak itu dibantah oleh Ketua Komisi D DPRD Bangkalan Nur Hasan, ia berdalih kalau sidaknya betul-betul dilaksanakan secara dadakan, serta sebelumnya tidak ada yang mengetahui kecuali internal DPRD.

“Tidak ada yang bocor, ini benar-benar kami lakukan secara mendadak,” dalihnya.

Politisi PPP itu menjelaskan maksud dan tujuannya datang ke RSUD, pihaknya hanya ingin memastikan bahwa pelayanan di rumah sakit plat merah itu bekerja secara profesional.

Agar apa yang menjadi keluhan-keluhan yang dilakukan oleh beberapa kelompok dan masyarakat bisa terbantahkan. karena sesungguhnya pihak RSUD sudah melakukan sesuai dengan standar operasional perusahaan (SOP).

“Kami beserta rombongan datang kesini hanya ingin memastikan saja kalau pelayanannya sudah baik dan saya dan anggota Komisi D merekomendasi agar direktur  dan beserta dokter yang lainnya supaya terus bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada pasien maupun keluarganya. Apa bila nanti masih ada keluhan lagi, maka kami akan bertindak sebagaimana mestinya,” katanya.

Selain itu ia meminta agar direktur RSUD bersikap tegas dan memecat para dokter maupun petugas yang tidak mau bekerja secara profesional dan tidak pandang bulu ketika ada lalai dalam menjalankan tugasnya.

“Kalau yang tidak siap dengan honor yang kecil di rumah sakit, tidak siap bekerja sesuai dengan SOP, kami minta agar keluar dan jangan bekerja di rumah sakit kerja di tempat yang lain. Kami ingin semua bekerja profesional, jangan karena satu orang yang berulah, citra Pemerintah Bangkalan rusak,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Syamrabu Nunuk Kristiani mengucapkan,  terima kasih atas kunjungan dari Komisi D. Ia berharap dengan kunjungan itu  bisa meningkatkan pelayanan rumah sakit sesuai apa yang diharapkan oleh pemerintah daerah maupun masyarakat Bangkalan.

“Semoga nanti kami bisa meningkatkan pelayanan, lebih ramah dan humanis. Apabila nanti ada yang tidak beres lagi maka akan kami tindak tegas. Akan tetapi sebelum ditindak akan kami nilai dulu seberapa besar kesalahannya,” dalihnya. (km57/mam)

Komentar

News Feed