oleh

Legislatif Minta Mutasi Jabatan Mempertimbangkan Keahlian, Bukan Kedekatan Personal

Kabarmadura.id/bangkalan-Wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan Hotib Marzuki memberi perhatian khusus tentang mutasi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan. Ia mengungkapkan, seharusnya mutasi yang dilakukan  harus disesuaikan dengan keahlian dan tupoksi yang akan dijabatnya.

“Kalau temen-temen dari dewan sendiri, ke depan, kita berharap pada Pak Bupati kalau ada mutasi itu menempatkan kepala OPD atau Kepala dinas sesuai dengan keahlian masing-masing,” katanya, Rabu (7/1).

Dirinya berharap tidak ada mutasi yang dikarenakan kedekatan atau suka dan tidak suka. Jika mutasi dilakukan berdasarkan itu, maka Bangkalan tidak akan maju dan berkembang. Sebab, orang-orang yang benar-benar ahli dalam bidangnya akan dipinggirkan. Sedangkan, orang yang tidak paham apa-apa ditempatkan di OPD bisa ada gesekan di antara OPD.

“Salah satunya ya seperti ada kepala dinas di OPD yang merasa tidak didukung dan tidak sinkron. Padahal seharusnya semua usulan sudah ditampung di Musrenbang,” terangnya.

Politikus dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menduga salah satu faktor yang menjadi sebab tidak harmonisny antar-OPD karena adanya mutasi yang tidak sesuai dengan keahliannya. Hal ini yang sangat disayangkan olehnya. Bahkan, ketidakharmonisan antar-OPD ini dinilainya sangat menggelitik.

“Ini menjadi celah dan PR bupati agar tidak keluar dari itu, celetuk salah satu kepala OPD tersebutkan menandakan pemerintahan Bangkalan tidak harmonis,” paparnya.

Hal senada juga sempat disinggung oleh salah satu anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Bangkalan, Musawwir. Ia menilai, bupati harus bisa menempatkan kepala dinas sesuai dengan keahliannya. Sebab, saat penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020 amburadul.

“Apabila suatu hal tidak diberikan kepada ahlinya, ya kayak gini jadinya dan tinggal nunggu kehancurannya,” tandasnya. (ina/pai)

Komentar

News Feed