oleh

Legislatif Sampang Wajibkan Dinsos Dampingi Korban Pedofilia

KABARMADURA.ID, SAMPANG -Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang memangil Dinas Sosial (Dinsos), Kamis (18/03/2021). Wakil rakyat itu meminta untuk Dinsos mendampingi korban pedofilia.

Dalam pertemuan yang berlangsung  hampir dua jam itu, empat anggota Komisi IV menemui pihak Dinsos. Pemanggilan itu dihadiri langsung oleh Plt Kepala Dinsos Fadali didampingi sejumlah bawahannya. Pertemuan itu membahas soal pendampingan terhadap korban pedofilia.

Pendampingan yang diminta Komisi IV, mulai dari pengembalian mental dari ketraumaan yang dialami korban, hingga pendampingan hukum. Sebab dari tahun 2020 hingga triwulan tahun 2021, sudah tercatat ada lima kasus kekerasan terhadap anak tersebut.

Komisi IV dan Dinsos juga membahas soal Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Menurut para wakil rakyat itu, carut marutnya bantuan sosial akibat data yang tidak valid. Sehingga Dinsos diminta memvalidasi dengan mendata ulang.

Anggota Komisi IV DPRD Sampang, Moh. Faruq mengatakan, perlu dilakukannya pendampingan khusus dari pemerintah, karena peningkatan kasusnya cukup signifikan.

“Dengan adanya pendampingan dari pemerintah. Maka traumatik korban akan membaik dan merasa terlindungi. Selain itu, para pelaku pedofil tidak akan sembarangan melakukan tindakan. Sebab pemerintah hadir melindungi,” katanya.

Sementara soal validasi data, agar realisasi bansos tidak simpang siur dan meminimalisir data yang tidak sinkron. Sehingga bansos tidak salah sasaran dan tidak tepat guna.

Validasi DTKS akan dimulai Kementerian Sosial (Kemensos) akan dimulai, namun Dinsos Sampang masih menunggu juklak dan juknis dari program itu. Diharapkan, dalam program itu dinsos bisa mendapatkan data yang benar-benar valid soal DTKS.

“Kami mendorong dinsos untuk menjemput bola. Khuusnya petunjuk teknis validasi data. Sehingga para realisasi bansos berikutnya sudah menggunakan data valid,” ucap Faruq.

Di lokasi yang sama, Plt Kepala Dinsos Sampang, Fadali mengaku setuju dengan pendapat wakil rakyat. Pihaknya mengaku sudah medampingi korban pedofilia. Sehingga korban terbantu dalam pemulihan mentalnya.

“Kami setuju semua usulan anggota DPRD. Kami akan terus berinovasi melakukan langkah terbaik. Termasuk soal pendataan ulang DTKS. Sehingga bansos terealisasi lebih baik,” imbuhnya. (man/waw)

 

Komentar

News Feed