Legislatif Siap Tambah Anggaran DLH

  • Whatsapp
(KM/ Razin) TERCEMAR: Sampah di sebuah sungai berserakan tak terkendali.

Kabarmadura.id/Sumenep– Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep sampai saat ini baru bisa menyediakan tempat penampungan sampah di tiga kecamatan yakni Kecamatan Kota, Kalianget, dan Batuan. Hal itu disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah, Limbah, serta Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) DLH Kabupaten Sumenep Agus Salam. Menurutnya, anggaran di pihaknya sangat terbatas sehingga hanya bisa mengcover tiga kecamatan dari 27 kecamatan di Sumenep.

“Saat ini kan ada tiga kecamatan, Batuan, Kecamatan Kota, dan Kecamatan Kalianget. Dekat-dekatnya saja dulu. Sementara rencana tambahannya ada di Kecamatan Saronggi dan Kecamatan Bluto, tetapi sampai saat ini tempatnya masih belum ditentukan, terutama yang tidak menggangu kepada masyarakat,” imbuhnya.

Agus menambahkan, untuk mengatasi persoalan sampah tersebut pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemerintah desa, yakni dengan menyisakan beberapa persen dari alokasi dana desa (ADD). Karena sampai saat ini hanya ada tambahan 2 kecamatan yang direncanakan dipasangi penampungan sampah.

“Kalau sampai tiap-tiap kecamatan kayaknya tidak mungkin untuk tahun ini, karena alokasi anggaran tahun ini minim yang direalisasikan untuk sampah terutama yang bersumber dari APBD sendiri,” katanya kemarin.

Menanggapi hal itu Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep Dul Siam meminta agar DLH serius mengelola sampah. Jika anggaraan yang menjadi kendala utama, maka tahun depan akan disiapkan untuk dimaksimalkan. Karena sejak awal di setiap kecamatan minimal ada satu tempat untuk menampung sampah.

“Kami telah merapatkan sebenarnya terkait persoalan sampah ini dengan DLH. Jika anggaran yang dipermasalahkan, maka kami akan tambahkan nanti. Dan tahun 2021 harus tuntas persoalan sampah ini,” ujarnya. (ara/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *