oleh

Legislatif Sumenep Tetap Kawal Aspirasi Masyarakat

Kabarmadura.id/SUMENEP-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep memastikan untuk mengawal aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui serap aspirasi (reses) ketika wakil rakyat turun menemui konstituennya di daerah pemilihannya (dapil) masing-masing.

Mengawal aspirasi masyarakat menurut Ketua DPRD Sumenep Herman Dali Kusuma, merupakan sebuah kewajiban bagi setiap wakil rakyat melalui reses yang rutin dilaksanakan setiap tahun.

“Setiap tahun kami wajib melaksanakan reses untuk mendengar aspirasi masyarakat di bawah. Jadi semua anggota DPRD Sumenep turun menemui kknstituennya di dapil masing-masing guna mendengar aspirasi,” ujarnya.

Kewajiban melaksanakan reses tidak berhenti setelah mendengar dan mencatat keluhan masyarakat. Melainkan anggota legislatif mencatat aspirasi itu dan kemudian menuangkan ke dalam pengajuan ke eksekutif guna terealisasinya aspirasi tersebut.

Untuk itu, setelah ada aspirasi dari masyarakat, tidak bisa berhenti. Melainkan juga harus tetap dikawal agar aspirasi yang sudah tertuang itu benar-benar biaa terlaksana dengan baik sesuai dengan aspirasi masyarakat itu sendiri.

“Setelah reses, aspirasi masyarakat itu harus tetap di kawal hingga ke eksekutif guna memastikan bahwa aspirasi yang sudah tetuang itu benar-benar terwujud dan dinikmati oleh masyarakat,” ungkapnya.

Setelah hampir lima tahun pihaknya bersama-sama anggota legislatif lainnya berada di gedung parlemen, ada banyak aspirasi masyarakat yang sudah direalisasikan, lebih-lebih aspirasi melalui reses.

Ditegaskan politisi asal dapil I yang kembali terpilih sebagai anggota DPRD Sumenep melaui Pileg 2019 ini, bahwa sejauh ini sudah banyak yang terealisasi aspirasi masyarakat, meski ada juga yang masih belum sehingga butuh pengawalan.

Terhadap adanya aspirasi masyarakat melalui reses tersebut, Wakil Ketua DPRD Sumenep Faisal Muhlis berharap, supaya eksekutif mengakomudir program melalui serap aspirasi yang dilakukan pihaknya dengan masyarakat.

Sebab apa yang disampaikan masyarakat, merupakan kebutuhan mendesak riil. Sehingga, program yang bersumber dari aspirasi masyarakat itu harus betul-betul menjadi perhatian.

Aspirasi itu dipastikan sangat dibutuhkan, karena sebanyak 50 anggota dewan secara rutin telah menggelar reses. Reses diagendakan agar para wakil rakyat mendengar keluh kesah dan curhatan warga sesuai dengan dapil masing-masing. Kemudian apa yang disampaikan masyarakat kemudian ditampung dan dijadikan program lalu diajukan ke eksekutif untuk direalisasikan.

“Tentunya, masyarakat yang sudah menyampaikan aspirasinya supaya direalisasikan oleh pemerintah. Untuk, kami di DPRD mengawal aspirasi itu, agar terealisasi dengan baik dan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkapnya. (ong/waw)

 

Komentar

News Feed