Legislatif Sumenep Warning Pengerjaan Pelebaran Jalan Braji

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IMAM MAHDI) BERLANJUT: Pelebaran jalan wajib diselesaikan dengan sebaik mungkin. Agar tidak ada kendala lagi.

KABARMADURA.ID, SUMENEP – Pelebaran Jalan di Desa Braji Kecamatan Gapura Sumenep sempat terbengkalai di tahun 2020. Proyek yang akan menelan Rp1,8 miliar itu baru dianggarkan lagi Rp1,1 miliar.

Kepala Bidang (Kabid) Pembangunan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Sumenep Harianto Effendi mengatakan, pengerjaan sempat terbengkalai karena terkendala materiil. Sebab, anggaran tidak mencukupi.

Bacaan Lainnya

“Kekurangan saat ini kembali dianggarkan untuk kesejahteraan masyarakat Gapura,” katanya, Senin (1/2/2021)

Dijelaskan, pengerjaan terpaksa ditunda dan anggaran yang ada tidak terserap kembali dianggarkan. Proyek itu, lanjut dia, sudah dirancang sejak tahun 2019 dan direalisasikan tahun 2020. Namun, tidak terealisasi. Sehingga, tahun 2021 kembali dianggarkan.

“Jalan tersebut dengan lebar delapan meter, kemudian menjadi 30 meter dibuat beberapa jalur demi kelancaran arus lalu lintas kendaraan,” ujar dia

Harianto berharap, pelebaran jalan saat ini dapat terwujud. Tanpa ada kendala apapun seperti tahun sebelumnya. “Saat ini masih proses lelang, Insya Allah akhir tahun selesai,”ujarnya.

Sementara itu, Anggota Komisi III DPRD Akhmad Zainur Rakhman mengaku kecewa atas tidak terstrukturnya perencanaan pelebaran jalan. Menurutnya, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait tidak dapat menyelesaikan proyek dengan baik. “Jika berhenti di tengah jalan, jelas perencanaan tidak matang,” tegasnya.

Dia menyarankan, anggaran senilai Rp1,1 miliar dapat dimanfaatkan dengan baik. Sehingga, kesalahan tidak muncul kedua kalinya. “Pelebaran jalan di Desa Braji wajib maksimal,” pungkasnya. (imd/mam)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *