Legislator Minta Kota Kamal Dihidupkan Kembali

  • Whatsapp
SAKSI BISU: Pelabuhan Kamal di Kecamatan Kamal Kabupaten Bangkalan menjadi saksi bisu matinya bekas kota penyeberangan ini.

Kabarmadura.id/BANGKALAN-Pasca beroperasinya jembatan Suramadu di tahun 2009, aktivitas penyeberangan dari Pelabuhan Ujung-Kamal, turun drastis. Kini, Kecamatan Kamal yang geliat perkonomiannya pernah sangat sibuk, bahkan dikenal dengan sebutan Surabaya Utara itu, terasa mati.

“Diakui atau tidak, Kecamatan Kamal merupakan komponen penting dalam perkembangan Kabupaten Bangkalan dari waktu ke waktu,” kata Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bangkalan Fathorrachman.

Kini, roda ekonomi masyarakat sekitar pelabuhan menjadi tersendat setelah beroperasinya Suramadu, terlebih setelah digratiskannya tarif tol di jembatan penghubung Pulau Madura dan Jawa tersebut.

“Dulu masih ada yang menggunakan pelabuhan itu, tapi setelah digratiskan dan perbaikan akses Suramadu diperbaiki, kini pelabuhan itu sering tidak berfungsi,” tambahnya.

Pihaknya menilai, kondisi itu lumrah dalam proses pembangunan di setiap daerah, namun tetap berharap kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan untuk memperhatikan kondisi Kecamatan Kamal yang kini hanya menjadi kota yang mulai mati.

“Kami harap Kecamatan Kamal juga diperhatikan dan dikembangkan potensinya, sehingga dalam program pemerataan pembangunan tidak ada ketimpangan,” harapnya. (awe/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *